BBPOM Beri Penghargaan Program Keamanan Pangan Tahun 2020

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM) berkewajiban mewujudkan amanat UU No. 18 tahun 2012 tentang pangan, bahwa negara berkewajiban mewujudkan pemenuhan konsumsi pangan yang cukup, aman, bermutu dan bergizi seimbang, baik pada tingkat nasional maupun daerah. Hal itu, diperlukan upaya yang menyentuh sampai strata pedesaan untuk memperkuat komunitas desa melalui Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD).

Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Bandarlampung, Dra. Susan Gracia Arpan, Apt., M.Si. menyampaikan GKPD merupakan aksi nasional yang bertujuan untuk meningkatkan kemandirian masyarakat desa dalam menjamin pemenuhan kebutuhan pangan yang aman sampai pada tingkat perseorangan, juga untuk memperkuat ekonomi desa.

Badan POM telah menginisiasi program GKPD ini sejak tahun 2014 dengan melakukan intervensi keamanan pangan kepada komunitas masyarakat (ibu rumah tangga, PKK, Karang Taruna), komunitas sekolah (guru, anak sekolah/pramuka) dan usaha pangan desa (ritel/warung/koperasi desa, wisata kuliner dan pasar desa).

“Intervensi dilakukan untuk membentuk Desa Pangan Aman (Desa PAMAN). GKPD di tahun 2020 ini berlokus di 2 kabupaten/kota di Provinsi Lampung yaitu Kota Metro dan Kab Pesawaran,” katanya, Kamis (3/12).

BBPOM di Bandarlampung mengapresiasi desa yang berperan aktif dalam program GKPD ini, maka Badan POM memberikan penghargaan kepada Kelurahan Metro, Iring Mulyo, Yosodadi dan Yosomulyo, di Hotel AIdia Metro pada Selasa (1/12) lalu. Turut hadir Asisten II bidang Perekonomian dan Pembangunan, Ir. Yeri Ehwan, MT.

Yeri menyampaikan dukungan atas pelaksanaan program desa/kelurahan pangan aman yang diinisiasi BPOM. Dirinya mengimbau kelurahan agar dapat meneruskan program ini, sehingga kelurahan dengan UMKM pangan terbukti lebih tahan terhadap krisis ekonomi termasuk di masa pandemi.

Adapun usaha pangan kelurahan diantaranya ritel, pangan siap saji, industri rumah tangga pangan, wisata kuliner, dan pangan siap saji.

Sementara, di Kabupaten Pesawaran, Susan Gracia juga menyampaikan apresiasi kepada 3 desa yang berperan aktif dalam program GKPD ini. Apresiasi ini diharapkan akan makin mendorong semangat, kreativitas, dan partisipasi masyarakat untuk mengambil peran yang lebih besar dalam upaya mewujudkan pangan aman di desa.

Selain itu diharapkan pula dapat memberi motivasi kepada aparat dan lembaga pemerintah untuk meningkatkan prestasi dan kinerjanya dalam mewujudkan pangan aman di desa. Penghargaan diberikan di Islamic Centre Kab Pesawaran, Rabu (3/12) kemarin. Turut hadir Kepala Dinas Ketahanan Pangan.

Kepala Dinas Kesehatan Pesawaran, Awaludin SE, MM mewakili Bupati Pesawaran menyampaikan ucapan terima kasih kepada Badan POM dan tetap terus mendampingi Pesawaran dalam kegiatan keamanan pangan desa lainnya di tahun tahun berikutnya. Semoga kerjasama yang sudah terjalin dengan baik selama ini, bisa terus terjalin dalam kegiatan-kegiatan yang membutuhkan koordinasi lintas sektor berikutnya.

“Melalui acara ini dapat kita jadikan sebagai momentum untuk menghidup-kan kembali semangat dalam mewujudkan obat yang aman sehingga bisa memberikan manfaat yang seluas-luasnya bagi masyarakat, bangsa dan negara,” tutupnya. (rls/apr/yud)



  • Bagikan