Begal Berpistol Nyaris Dimassa

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Ahmad Rifai (20) warga Candra Kencana, Kecamatan Tuba Tengah, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) nyaris dihakimi massa lantaran diduga melakukan pencurian dengan kekerasan (Curas) terhadap Yanti (39) warga Gunungkatun Tanjungan, Kecamatan Tuba Udik, Tubaba.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka kini diamankan oleh anggota Polsek Tuba udik setelah sebelumnya sempat dibawa ke Polsek Tuba Tengah, Tubaba.


Tersangka bersama rekannya Adi (21) warga yang sama dengan tersangka ini melakukan aksinya sekitar pukul 15.00 WIB di jalan Utama Gunungkatun Baru (Kalui Nurik, Red) dengan  cara menodong korban dengan sepucuk pistol. Akibatnya, korban ketakutan hingga akhirnya menyerahkan motor Honda Beat yang dikendarainya.

Baca Juga:   Sopir Ditodong di Lampura, Bandit Kuras Uang Hingga Ponsel

Diceritakan Laili Wandanar (45) warga Tiyuh Gunungkatun Tanjungan, Kecamatan Tuba Udik, Tubaba, siang kemarin istri mengikuti pengajian di Tiyuh Gunungkatun Baru. Saat kepulangannya ke rumah yang berjarak sekitar 2,7 Km dari tempat kejadian, korban dicegat oleh kedua tersangka dengan cara menodong dengan sepucuk pistol.

Karena ketakutan, Yanti yang tidak lain adalah istrinya dengan terpaksa menyerahkan kendaraan tersebut. Setelah kedua tersangka melarikan kendaraannya, korban pun langsung menelepon suaminya. Mendapat informasi tersebut, Laili langsung mengejar tersangka yang lari ke arah Tirta Kencana melalui Tiyuh Panaragan Jaya Utama, langsung melintasi Panaragan, dan masuk wilayah Tiyuh Tirta Kencana.

Saat tiba dijembatan dalam kebun sawit Tirta Kencana, tersangka kemudian meninggalkan kendaraan hasil kejahatannya. “Saya kejar, kemudian dia kelelahan. Akhirnya dia saya bawa ke Polsek Tuba Tengah ini. saya gak sempat nelpon polisi karena saya khawatir dia tambah jauh,”tutur Laili di Mapolsek Tuba Udik, kemarin.

Baca Juga:   Sopir Ditodong di Lampura, Bandit Kuras Uang Hingga Ponsel

Dikatakan tersangka, ia dan rekannya Adi memang berniat ingin melakukan Curas, sehingga ia membawa Pistol sedangkan rekannya menggunakan senjata tajam. “Saya memang mau ngebegal, kebetulan ada ibu yang melintas, pas di tempat yang sepi kami todong,” jelas Ahmad Rifai. (fei/gus)





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan