Begini Cara Unik Perayaan Idul Fitri di Berbagai Negara

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Idul Fitri yang menandai akhir Ramadan juga dirayakan secara unik oleh beberapa negara. Seperti dilansir Gulfnews, Indonesia juga termasuk menjadi negara dengan perayaan hari raya terunik karena pemberian Tunjangan Hari Raya (THR), namun bagaimana dengan negara-negara lainnya? Seperti apakah keunikannya?

Afghanistan: telur siapa yang terkuat?

Orang Afghan, seperti banyak Muslim lainnya di seluruh dunia, menghadiri doa, membersihkan rumah dan menyiapkan permen untuk menyambut Idul Fitri. Di sisi lain, Afghanistan mempunyai tradisi khusus yaitu Tokhm-Jangi, atau adu telur. Sudah menjadi tradisi bagi orang-orang dari segala usia untuk berkumpul di taman dan mencoba memecahkan telur rebus satu sama lain pada Hari Idul Fitri.

Tiongkok: kunjungan ke makam Sayyid Ajjal

Selain mayoritas Han, Tiongkok secara resmi mengakui 56 kelompok etnis. Beberapa etnis minoritas terbesar seperti populasi Uyghur atau Hui kebanyakan Muslim, mencapai total sekitar 25 juta Muslim di Tiongkok.

Baca Juga:   70 Ribu Pekerja PPKM Level 3 dan 4 di Lampung Masuk Data Penerima BSU

Di provinsi Yunnan, banyak orang Muslim mengunjungi makam Sayyid Ajjal. Sayyid Ajjal Shams Al Din Omar adalah Gubernur Yunnan pertama yang mempromosikan Islam dan mempraktekkan toleransi terhadap agama lain.

Pengunjung ke makamnya membersihkan daerah itu dan berkumpul bersama untuk membaca Alquran. Ini menyerupai festival Qingming Tiongkok di mana keluarga mengunjungi makam leluhur mereka untuk menghormati orang tua.

Turki: Festival Manisan

Di Turki, Idul Fitri dikenal sebagai Ramadan Bayram atau Seker Bayram – Bayram (festival) Sweets. Selain berdoa dan melakukan pertemuan keluarga, anak-anak menerima beberapa manisan seperti makanan Turki dan camilan tradisional seperti Baklava.

Banyak yang mencatat ini mirip dengan Halloween ketika anak-anak menerima permen. Pada hari Idul Fitri, anak-anak menghormati orangtua dengan mencium tangan kanan mereka.

Baca Juga:   Hamdalah, Lampung Kembali Terima Vaksin Covid-19

Australia: Festival Idul Fitri Multikultural dan Adil

Sebagai negara yang menghormati berbagai budaya dan agama, Muslim dan non-Muslim berkumpul bersama dan merayakan Idul Fitri dalam Festival Idul Fitri Multikultural dan Adil. Pertama dimulai di Sydney pada tahun 1994, juga diadakan di Melbourne dan Canberra, menyambut orang-orang dari semua golongan.

Festival ini memiliki 150 kios dan telah berkembang sangat pesat dalam dekade terakhir. Juga, sebagian besar perusahaan di Australia memperbolehkan kaum Muslim untuk mengambil satu hari libur kerja untuk merayakan Idul Fitri.

(jpc/ang)




  • Bagikan