Bejat, Gegara Miras Nekat Lakukan KDRT dan Cabuli Ibu Kandung

  • Bagikan
Tersangka kasus KDRT dan pencabulan terhadap ibu kandung menjalani pemeriksaan di Polsek Way Bungur. Foto Dok. Humas Polres Lamtim
Tersangka kasus KDRT dan pencabulan terhadap ibu kandung menjalani pemeriksaan di Polsek Way Bungur. Foto Dok. Humas Polres Lamtim

Radarlampung.co.id – Polsek Way Bungur Lampung Timur mengamankan tersangka kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan percobaan pemerkosaan terhadap ibu kandung.

Tersangka adalah TS (25) warga Kecamatan Way Bungur.


Kapolres Lamtim AKBP Zaky Alkazar Nasution melalui Kapolsek Way Bungur Iptu Riki Setiawan menjelaskan, tersangka diduga telah melakukan KDRT dan percobaan pemerkosaan terhadap MN (46) yang tidak lain ibu kandungnya sendiri.

Tindakan bejat tersangka dilakukan, Minggu (7/11) pukul 02.00 WIB.

Peristiwa berawal ketika korban menegur tersangka yang pulang bermain di luar rumah langsung menghidupkan musik dengan suara keras.

Tidak diterima ditegur, tersangka yang masih dalam pengaruh minuman keras (miras) jenis tuak justru marah kepada korban.

Karena tidak mau terjadi keributan, korban kemudian pergi ke kamar mandi untuk buang air kecil.

Baca Juga:   Payung Hukum Retribusi IMB Bakal Diganti Perda Persetujuan Bangunan Gedung

Ternyata, amarah tersangka masih meluap, sehingga langsung mengejar korban. Kemudian, tersangka menarik rambut korban hingga terjatuh.

Tidak berhenti di situ, tersangka kemudian memukul bagian rusuk korban. Selanjutnya, tersangka menyeret korban ke dalam kamar.

Di dalam kamar itu, tersangka melakukan tindak pencabulan dan mencoba merudapaksa ibu kandungnya.

Sebelum perbuatan bejat pelaku berlanjut, warga sekitar yang mendengar teriakan korban mengetuk pintu.

Mendengar ada yang mengetuk pintu rumahnya, korban yang berstatus orang tua tunggal menggunakan kesempatan itu untuk meminta pertolongan.

Warga kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Way Bungur.

Mendapat laporan itu, petugaa Polsek Way Bungur langsung mendatangi rumah korban dan mengamankan tersangka.

Dari hasil pemeriksaan dan keterangan sejumlah saksi, tersangka sudah sering melakukan tindak kekerasan terhadap korban.

Baca Juga:   Pemkab Lamtim Salurkan Bantuan Puting Beliung

Atas perbuatannya tersangka dijerat dengan Pasal 44 ayat (1) tentang KDRT atau kekerasan dalam rumah tangga menurut UU RI Nomor 23 Tahun 2004 tentang penghapusan Kekerasan dalam rumah tangga dan atau Pencabulan sebagaimana dimaksud dalam pasal 289 KUHPidana.

“Tersangka kami amankan di Polsek Way Bungur guna pengembangan penyidikan lebih lanjut,” jelas Iptu Riki, Senin (8/11).

Di hadapan petugas yang memeriksanya, tersangka mengaku nekat melakukan perbuatan tak terpuji itu karena kesal dengan ibunya.

Sebab, ibunya sering melarang dan marah ketika tersangka yang masih pengangguran itu membawa perempuan ke dalam rumahnya.

Mengenai perbuatannya yang mencoba memperkosa korban, tersangka mengaku tidak menyadarinya karena di bawah pengaruh minuman keras. (wid/sur)





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan