Belanja Daerah APBD Tuba Tahun 2022 Diproyeksi Rp1,3 Triliun

  • Bagikan
Bupati Tulangbawang Winarti memberikan sambutan saat rapat paripurna. Foto M. Zainal Arifin/Radarlampung.co.id
Bupati Tulangbawang Winarti memberikan sambutan saat rapat paripurna. Foto M. Zainal Arifin/Radarlampung.co.id

Radarlampung.co.id – Belanja daerah pada APBD Tulangbawang (Tuba) Tahun 2022 diproyeksik sebesar Rp1.358.334.583.513.

Hal tersebut diketahui saat rapat paripurna pembahasan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Pelapon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2022, di ruang rapat utama DPRD Tulangbawang, Selasa (12/10).


Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tulangbawang Winarti menyampaikan, dampak pandemi Covid-19 telah membuat perubahan kebijakan yang sangat siginfikan pada rancangan APBD Tahun 2022. Baik dari segi pendapatan maupun belanja daerah.

Menurut Winarti, rancangan APBD Tahun 2022 disusun berdasarkan peraturan pemerintah nomor 12 Tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah. Juga peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 27 Tahun 2021 tentang pedoman penyusunan APBD Tahun Anggaran 2022.

Baca Juga:   Cegah Karhutla, Minta Warga Tak Bakar Sampah Sembarangan

Dilanjutkan, proses penyusunan APBD Tahun 2022 tidak terlepas dari RPJMD dan RKPD yang sudah disepakati antara eksekutif, lembaga legislatif, dan masukan dari pihak terkait lainnya.

“Program-program strategis yang direncanakan dalam rancangan APBD Tahun 2022 antara lain: melanjutkan 25 program BMW yang didalamnya meliputi seluruh bidang, khususnya infrastruktur, ekonomi, sosial, pendidikan, kesehatan, dan lainnya,” kata Winarti saat memberikan sambutan.

Secara garis besar, pendapatan daerah direncanakan sebesar Rp1.318.337.103.513. Bersumber dari pendapatan asli daerah dan pendapatan transfer pusat serta lainnya.

Sementara itu, belanja daerah pada Tahun 2022 direncanakan sebesar Rp1.358.334.583.513. Terdiri atas belanja operasi sebesar Rp952.226.185.155, belanja modal Rp188.522.516.350, belanja tidak terduga Rp13.050.000.000, belanja transfer Rp204.535.880.006.

Baca Juga:   Tak Mau Bantu Panen Udang, Usman Kalungkan Golok ke Leher Tetangganya

Dengan demikian, dari sisi pendapatan dan belanja mengalami defisit sebesar Rp39.997.480.000 akan ditutupi dari penerimaan pembiayaan.

Winarti menjelaskan, KUA PPAS yang sudah disepakati bersama akan menjadi embrio untuk OPD dalam menyusun RKA.

Di samping itu, Winarti mengucapkan terimakasih kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran DPRD Tulangbawang karena telah melakukan pembahasan bersama.

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Tulangbawang Sopi’i, didampingi Wakil Ketua I Aliasan, Wakil Ketua II Mursidah, seluruh anggota DPRD, Forkopimda, Sekretaris Kabupaten Anthoni, serta pejabat di lingkungan Pemkab Tulangbawang. (nal/sur)




  • Bagikan