Belum Ada Titik Terang, Akses Menuju Ponpes Daarul Ulum Masih Tertutup

  • Bagikan
Akses jalan yang tadinya rumah di Perumnas Pesawaran Residence yang dibeli ponpes untuk jalur menuju pondok pesantren. FOTO FAHRURROZI/RADARLAMPUNG.CO.ID

Lebih jauh Daeng menjelaskan, pada 2017 silam, lahan sekitar satu hektare milik Fauzan akan didirikan perumahan. Saat itu Fauzan Hasan selaku Direktur Utama PT Agung Jaya Permai yang membidangi properti, kontraktor dan building management berkirim surat kepada manajemen Perumnas Pesawaran Residence dengan Nomor 264/AJP/CRP/XII/2017 tanggal 11 Desember 2017 tentang surat permohonan izin penundaan pemagaran pintu masuk.


Surat dijawab pihak manajemen Pesawaran Residence dengan Nomor surat Reg.II/LPG/1934/XII/2017 tanggal 27 Desember 2017 bahwa mengenai penundaan pagar kluster 3 dan 4 serta izin penggunaan akses jalan untuk kepentingan kelancaran proyek perumahan Cempaka Residence (saat ini Ponpes Daarul Ulum) tidak dapat disetujui.

Terpisah pemilik Ponpes Daarul Ulum Al Fatah Fauzan Hasan saat dihubungi melalui ponselnya mengatakan, pada 9 November 2020 ponpes akan beroperasi. Ia menegaskan sudah memiliki izin operasional ponpes.

Baca Juga:   Gagalkan Penyelundupan 6.075 Ekor Burung, KSKP Bakauheni Raih Penghargaan

“Ada (legalitas). Pada 2019, kita mengajukan dan dikeluarkan surat sementara. Karena pada waktu itu ada persoalan, belum ada bangunan. Tapi sekarang sudah ada bangunan, musala dan segala macam. Hanya saja ada kendala. Sebenarnya kita pada 2017 sudah duduk bareng dan berkirim surat secara resmi,” urainya.

Fauzan juga menyatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan MUI untuk membuat kajian dan tidak berniat membawa persoalan itu ke arah SARA.

“Mereka memutar opini. Seolah-olah kehadiran saya sebagai kamuflase. Intinya saya siap dibawa ke pengadilan. Biar nanti pengadilan yang memutuskan nantinya,” tandasnya. (ozi/ais)




  • Bagikan