Belum Sempat Aksi di Depan Presiden, Wanita Ini Dibawa Petugas

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Sebuah insiden kecil sempat mewarnai kunjungan orang nomor satu di Indonesia, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Kamis (2/9). Peristiwa terjadi, jelang kunjungan Presiden ke SMAN 2 Bandarlampung.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut sempat heboh lantaran seorang wanita yang mengaku merupakan salah satu korban penipuan asuransi diduga berniat menyuarakan keluhannya pada Presiden.


Peristiwa tersebut juga sempat menarik atensi sejumlah pihak yang berada di lokasi kejadian. Khususnya sejumlah petugas keamanan yang ditugasi berjaga kegiatan vaksinasi pelajar di SMAN 2 Bandarlampung.

Dia sempat meneriaki keluhannya terkait kasus penipuan asuransi yang menimpanya. Dia berharap bisa mendapatkan perhatian Presiden Jokowi dan OJK terkait penyelesaian kasus yang telah berjalan sejak beberapa tahun lalu.

Baca Juga:   Perkara Benih Jagung, Mantan Pejabat Pemprov Lampung Dilimpahkan ke Kejari

“Saya cuma mau menyampaikan dan minta tolong ke pak Presiden. Mana OJK, tolong lah lindungi konsumen (asuransi, red) selama ini,” ujar Maria Tri Hartati.

Wanita berambut pendek dan bertopi hitam tersebut juga sempat membawa spanduk dan brosur yang belum sempat dibentangkan. Berharap, atribut tersebut bisa mendapatkan perhatian Presiden.

Namun sayangnya, aksi wanita berbaju biru dongker tersebut belum sempat dilakukan. Lantaran petugas kepolisian keburu datang dan membawa Maria menjauh dari lokasi kejadian.

Maria juga sempat menangis dan mengatakan dirinya telah menjadi salah satu dari sejumlah korban penipuan asuransi selama satu setengah tahun belakangan.

“Saya bawa brosur dan spanduk, niatnya mau ketemu Presiden. Mau menyuarakan, kalau rakyatnya sedang menjadi korban kejahatan asuransi,” pungkasnya. (Ega/yud)




  • Bagikan