Bentuk Tim Khusus Pemulasaran Tingkat Desa

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Untuk efektifitas pemulasaran jenazah yang terkonfirmasi positif Covid-19, Pemkab Pesawaran menginstruksikan agar desa membentuk tim khusus pemulasaran.

“Sudah ada surat edaran tentang pembatasan jam operasional kegiatan usaha dan pelaksanaan pemulasaran jenazah Covid-19. Di setiap desa dibentuk 25 orang yang masuk dalam tim pemulasaran jenazah Covid-19,” kata Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona.

Selain melaksanakan pemulasaran jenazah Covid-19, tim yang dibentuk di desa itu juga bertugas menyosialisasikan protokol kesehatan, membantu korban yang terpapar dan meninggal dunia.

“Relawan desa inilah yang bertugas membantu korban yang terpapar. Mulai dari isolasi mandiri hingga pemulasaran dengan protokol kesehatan untuk pasien meninggal,” sebut dia.

Baca Juga:   70 Ribu Pekerja PPKM Level 3 dan 4 di Lampung Masuk Data Penerima BSU

Pemkab Pesawaran bersama Forkompimda telah mengeluarkan surat edaran bersama terkait PPKM diperketat. Salah satu poin dalam surat tersebut, SOP pemulasaran jenazah yang meninggal karena Covid-19.

“Pemulasaran jenazah yang meninggal dunia akibat Covid-19 wajib dengan SOP protokol kesehatan. Jika ada pihak yang sengaja menghalangi, tentunya akan diancam sanksi pidana,” tegasnya.




  • Bagikan