Berantas Buta Aksara Al Quran di Pesbar!

  • Bagikan
Pembukaan MTQ ke-VI tingkat Kabupaten Pesisir Barat di Lapangan Merdeka, Labuhanjukung, Rabu malam (13/3). FOTO HUMAS PEMKAB PESISIR BARAT
Pembukaan MTQ ke-VI tingkat Kabupaten Pesisir Barat di Lapangan Merdeka, Labuhanjukung, Rabu malam (13/3). FOTO HUMAS PEMKAB PESISIR BARAT

radarlampung.co.id – Musabaqah tilawatil quran (MTQ) menjadi media dakwah dan syiar Islam yang efektif. Selain itu, kegiatan tersebut juga mampu menjadi daya dorong yang kuat dalam memacu percepatan pembangunan, terutama dari segi keagamaan.

”Karena itu, momentum pelaksanaan MTQ hendaknya kita jadikan salah satu tonggak dalam syiar islam,” kata Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal dalam pembukaan MTQ ke-VI tingkat kabupaten di Lapangan Merdeka, Labuhanjukung, Rabu malam (13/3).


Menurut Agus, MTQ juga sebagai pembelajaran dan evaluasi bagi kemajuan masyarakat dalam menghayati dan mengamalkan nilai-nilai keagamaan. Dimulai dari pemahaman baca tulis al quran yang baik dan benar.

”Hal yang tidak kalah penting, mendorong masyarakat, khususnya setiap keluarga secara swadaya dan mandiri melakukan kegiatan nyata dalam memberantas buta aksara quran di Pesisir Barat,” tegasnya.

Baca Juga:   Update Covid-19 Lampung : PPKM Bandarlampung Level 3, 14 Daerah Level 2

Agus juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada LPTQ Pesisir Barat atas terlaksananya MTQ. ”Teruskan tingkatkan dan giatkan upaya pemberantasan buta aksara al quran,” sebut dia.

Kepada qari dan qariah, Agus berpesan untuk dapat mengeluarkan semua kemampuan agar menjadi yang terbaik,. Nantinya, pemenang akan dikirim mewakili Pesisir Barat dalam kegiatan serupa tingkat provinsi.

Sementara dalam laporannya, Ketua Pelaksana MTQ N. Lingga Kusuma menyampaikan, kegiatan itu diikuti 364 peserta dari seluruh kecamatan. MTQ bertujuan memilih qari dan qariah terbaik untuk mengikuti lomba tingkat provinsi. (try/ais)




  • Bagikan