Berburu Durian di Kampung Durian Sukadanaham

  • Bagikan
Lapak durian berjejer di Jalan Raden Imba Kusuma, Kelurahan Sukadanaham, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Kota Bandarlampung. Foto Prima Imansyah Permana/RADARLAMPUNG.CO.ID 

RADARLAMPUNG.CO.ID – Memasuki musim durian, Kelurahan Sukadanaham, Kecamatan Tanjungkarang Barat (TkB) merupakan salah satu tempat di Kota Tapis Berseri yang menjadi sasaran pecinta durian. Karena, di Kelurahan ini mayoritas penduduknya merupakan petani durian dan pedagang durian yang menjajakan dagangannya di sepanjang Jalan Raden Imba Kusuma saat musim durian tiba.

Itu terpantau seperti di depan Pom Bensin Jalan Raden Imba Kusuma. Lapak pedagang duren di sana ramai didatangi penikmat buah berduri tersebut. Tak hanya dari dalam Kota Bandarlampung, namun dari luar kota pun ada.


Salah satunya Yulida (38) warga Kalianda, Lampung Selatan, menurutnya saat berkunjung ke Bandarlampung di kala musim durian, ia selalu menyempatkan untuk mengunjungi daerah Sukadanaham mencari durian.

Baca Juga:   Aspal Terminal Rajabasa Banyak Rusak

“Di sini memang sudah terkenal duriannya. Karena ini tempat durian, setiap musim durian saya bersama keluarga menyempatkan untuk makan durian di sini,” ujarnya kepada Radarlampung.co.id.

Untuk harganya sendiri menurutnya terbilang bervariasi. Namun, saat pandemi Covid-19 saat ini, harga yang ditawarkan masih cukup mahal. Seperti durian montong menurut Yulida sekitar Rp150 ribu ke atas.

“Mungkin baru awal musim, jadi harganya masih cukup malah. Jadi saya makan durian biasa saja. Rasanya juga sudah enak, untuk harga sekitar Rp50 ribu yang biasa. Pilihannya juga banyak,” ucapnya.

Sementara, di tempat yang sama Lurah Sukadanaham Ferdianasari menuturkan, pengunjung yang datang menikmati durian di wilayahnya menyambut baik durian yang dijual di sini. Karena menurut Diana, khusus Sukadanaham merupakan kampung durian.

Baca Juga:   Aspal Terminal Rajabasa Banyak Rusak

Ditambah, pedagang durian di Sukadanaham mayoritas merupakan penduduk asli Sukadanaham, yang otomatis memberikan dampak baik untuk pendapatan warga di saat musim durian itu tiba.

“Kalau durian yang didagangkan ada yang lokal sini, ada juga durian dari luar kota. Karena di sini rata-rata penduduknya petani durian,” ujarnya.

Meski kunjungan wisata ke Sukadanaham berkurang di saat pandemi Covid-19 saat ini, namun para pecinta durian tetap ramai datang ke lapak-lapak durian yang ada di Sukadanaham, baik dari dalam maupun luar kota.

“Saya juga termasuk pecinta durian. Durian kesukaan saya, duiran montong. Saat ini harganya berkisar dari Rp100 ribu hingga Rp300 ribu untuk durian montong,” terangnya. (pip/sur)




  • Bagikan