Berebut Hasil Tanam Tumbuh, 1 Tewas, 3 Luka-luka

  • Bagikan
Petugas Polres Lamtim melakukan olah TKP keributan antar warga. FOTO DWI/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Gegara berebut hasil tanam tumbuh dari lahan yang telah diganti rugi pemerintah, dua kelompok warga dari Kecamatan Jabung bentrok, Senin (17/5). Kejadian ini mengakibatkan 1 korban tewas dan 3 luka-luka.

Dari keterangan sejumlah saksi, peristiwa itu berawal dari polemik lahan seluas 17 hektar di Desa Marga Batin, Kecamatan Jabung. Lahan tersebut, yang merupakan hak guna usaha PT Austasia, selama ini digarap warga dengan tanaman sawit dan sengon.

Perkembangan terkahir, lahan tersebut terkena proyek pembangunan Bendung Gerak Jabung dan telah diganti rugi.

Sementara warga yang menggarap lahan tersebut merasa tetap berhak mengambil hasil dari tanaman yang ada di lahan tersebut. Di sisi lain, ada sekelompok warga menganggap karena lahan tersebut diganti rugi pemerintah maka juga merasa berhak mengambil hasil atas tanam tumbuh.

Baca Juga:   Siap-siap, Pedagang Emperan Akan Turut Dipasang Tapping Box

Permasalahan yang berlarut itu memicu konflik antara kelompok SK dan AB dengan kelompok NJ dan AF, pukul 10.30 WIB.

Puncaknya, kelompok NJ dan AF mendatangi kelompok SK dan AB yang sedang menunggu lokasi lahan. Akibatnya terjadilah bentrok yang mengakibatkan NJ tewas. Sementara, AB, AF, dan SK mengalami luka.

Atas kejadian itu, petugas Polres Lamtim langsung mengevakuasi korban tewas ke Rumah Sakit Umum Daerah Sukadana. Sementara korban luka dibawa ke Rumah Sakit AKA Medika Bandar Sribawono.

Hingga Senin petang, petugas Inafis Polres Lamtim masih melakukan olah tempat kejadian peristiwa.

Selain itu, petugas Polres Lamtim yang dipimpin Kabag Ops Kompol Syauzar Nanda Mega bersama Kasat Sabhara AKP Joni Maputra serta Kapolsek Jabung Iptu Dian Andika dan personil masih bersiaga di Polsek Jabung untuk menjaga situasi keamanan yang kondusif. (wid/sur)



  • Bagikan