Berkas Cagub dan Cawagub Butuh Perbaikan

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Komisioner KPU Lampung Divisi Hukum, M Tio Aliansyah mengumumkan empat berkas Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung, Rabu (17/1).

Empat berkas yang dibacakan itu milik pasangan Herman HN-Sutono, M Ridho Ficardo-Bachtiar Basri, Arinal Djunaidi-Chusnunia dan Mustafa-Ahmad Jajuli.

Dalam berkas yang dibacakan itu, kekurangan berkas milik pasangan Mustafa-Jajuli, disusul pasangan Herman HN-Sutono, M Ridho-Bachtiar dan Arinal-Nunik.

Tio menjelaskan, berkas milik Mustafa yang kurang seperti BB1KWK, LHKPN, surat tidak sedang dinyatakan pailit, tanda bukti tanda memiliki tunggakan, foto copy ijazah, visi misi dan tim kampanye.

Sedangkan milik Jajuli seperti, BB1KWK, BB2KWK, surat keterangan belum pernah terpidana, surat tidak memiliki hutang, surat tidak sedang dinyatakan pailit, Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), pajak lima tahun, surat tidak memiliki tunggakan pajak baru, foto kopi KTP elektronik, ijazah dan foto.

Baca Juga:   Sepakat, Akses Menuju Ponpes Daarul Ulum Dibuka, Ini Syaratnya

“Ada, namun hanya berupa surat bukti dalam proses dan tidak memenuhi syarat. Kemudian ada juga seperti, belum dilegalisir dan belum ditandatangani,” katanya.

Untuk bekas lainnya milik Herman seperti, surat tanda terima LHKPN, visi misi, soft copi hitam putih. Sedangkan milik Sutono seperti, BB1KWK, surat keterangan tidak pernah dipidana, surat hak pilih dari Pengadilan Negeri, surat tanggungan hutang, surat LHKPN, surat keterangan tidak pailit, surat pajak lima tahun dan tunggakan pajak, E-KTP, tim kampanye dan ijazah.

“Juga masih dalam bentuk surat keterangan bahwa masih dalam proses,” ujarnya.

Selanjutnya berkas milik balongub M Ridho Ficardo yang kurang seperti, BB1KWK. Sedangkan milik balonwagub Bachtiar surat keteranga tidak memiliki tanggungan hutang, syarat ketentuan tidak dinyatakan failid dan tanda terima penyampaian SPT selama lima tahun.

Baca Juga:   Terpidana Fee Proyek Lamsel Jalani Eksekusi Hukuman di Rutan Kelas I Bandarlampung

“Ada berbentuk surat dalam proses dan dinyatakan tidak memenuhi syarat,” ujarnya.

Ia menambahkan, untuk berkas milik Paslon Arinal telah memenuhi syarat. Sedangkan milik Nunik hanya BB2KWK yang kurang. “Ada namun belum ditandatangani sekretaris Golkar dan dinyatakan belum memenuhi syarat,” tutupnya. (adm/gus)




  • Bagikan