Berpura-pura Mabuk jadi Modus Aksi Residivis Begal

  • Bagikan
Kasatreskrim Polresta Bandarlampung Kompol Rosef Efendi didampingi Kasubag Humas AKP Titin Maezunah saat ekspos kasus di Mapolresta Bandarlampung, Kamis (10/1). Foto M Tegar Mujahid/radarlampung.co.id

radarlampung.co.id – Berpura-pura mabuk menjadi modus Feri Andi (28), warga Gunung Sari, Bandarlampung saat menjalankan aksi kejahatanya. Residivis begal ini diamankan petugas setelah nekat merampas motor sambil mengancam korban dengan menodongkan obeng.

Kasatreskrim Polresta Bandarlampung Kompol Rosef Effendi mengungkapkan, kasus ini bermuala saat korban Mardiyono (27), warga Kedamaian, Bandarlampung sedang bersantai di lapangan Saburai, Enggal, Selasa (1/1).

Lalu tersangka bersama rekannya menghampiri dan langsung merampas motor Beat   miliki korban dengan berpura-pura mabuk. Sementara teman tersangka, RG kini masih dalam pengejaran (DPO).

“Tim tekab 308 Polresta Bandarlampung berhasil mengamankan tersangka saat melintasi Jalan Gunungsari kemarin. Yang bersangkutan ditangkap karena melakukan curas atau begal saat tahun baru bersama temannya yang saat ini masuk daftar pencarian orang,” jelas Rosef saat ekspos di Mapolresta Bandarlampung, Kamis (10/1).

Baca Juga:   Tok! Advokat David Sihombing dan Kliennya Divonis 2,5 Tahun Penjara

Berdasarkan pengakuan tersangka, sambung Rosef, motor hasil rampasan tersebut dijual seharga Rp1,5 juta. “Lalu uangnya dibelikan satu unit motor,” jelas Rosef.

Menurut Rosef, pelaku merupakan spesialis begal yang sudah sering kali melakukan aksinya di Bandarlampung. “Dia ini sudah lima kali lebih jadi tersangka, bakal kita jerat pasal 365 KUHP dengan ancaman 12 tahun penjara,” tandasnya. (mel/kyd)




  • Bagikan