Bertambah Delapan Kasus Selama Lebaran, Eva Berharap Tak Ada Lonjakan Kasus Covid-19


Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana saat memantau suasana Kota Tapis Berseri. Sumber Foto: Instagram @eva_dwiana
Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana saat memantau suasana Kota Tapis Berseri. Sumber Foto: Instagram @eva_dwiana

RADARLAMPUNG.CO.ID – Selama libur Lebaran, H-7 atau Senin (25/4) hingga H+4 atau Jumat (6/5) terjadi penambahan delapan kasus positif Covid-19 di Bandarlampung.

Angaka itu sesuai data Dinas Kesehatan (Dinkes) Lampung yang di-publish di Instagram @bappeda_lampung. Dalam kurun waktu tersebut angka kematian akibat Covid-19 ada satu orang.





Sehingga, data kumulatif hingga hari ini (6/5) total ada 16.840 orang terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tapis Berseri, dengan kasus sembuh sebanyak 15.992 orang dan 841 orang meninggal dunia.

Dengan tidak mengalami peningkatan kasus Covid-19 selama arus mudik dan arus balik Lebaran 1443 H/2022, Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana mengucapkan syukur, dan berharap tidak ada lonjakan kasus Covid-19.

Alhamdulilah, selama arus mudik hingga arus balik Lebaran Idul Fitri, kasus terkonfirmasi Covid-19 tidak mengalami peningkatan,” ungkap orang nomor satu di Bandarlampung tersebut dikutif dari Instagramnya @eva_dwiana.

Data Dinas Kesehatan Rabu (4/5) tidak ada kasus terkonfirmasi baru. Tentu kita semua berharap tak ada lonjakan kasus Covid-19, stay safe keep healthy..,” ungapnya sembari mengunggah dua fota dirinya yang tengah memantau suasana Ibu Kota Provinsi Lampung bersama Satgas Covid-19.

Diketahui, untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 di momen Lebaran, Pemkot Bandarlampung bersama Forkopimda telah mengimbau masyarakat untuk tidak melaksanakan takbir keliling, serta pembatasan kapasitas shalat Idul Fitri di masjid atau mushala.

Itu dikarenakan Bandarlampung masuk Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2 dari 26 April hingga 9 Mei 2022. Meski libur lebaran Satgas Covid-19 hingga tingkat RT tetap jalan. (pip/sur)