Besok, Unila Mengukuhkan 15 Guru Besar

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Sebanyak 15 orang Profesor Universitas Lampung (Unila) akan melakukan prosesi pengukuhan, Rabu (22/9).

Pengukuhan guru besar tersebut, rencananya dilakukan oleh Rektor Universitas Lampung Prof.Karomani,M.Si. Hal ini bakal mendapatkan rekor muri kategori Pengukuhan Guru besar terbanyak.Tentunya ini juga kado Diesnatalis ke 56 Unila.


Ke 15 guru besar Unila tersebut, akan membacakan 15 judul orasi ilmiah diantaranya, Prof. Yuliansyah, S.E.,MSA, Ph.D., Akt., CA. dengan judul orasi yakni Sistem Pengukuran Kinerja Strategik Perguruan Tinggi Dengan Konsep Malcolm Baldrige.

Prof. Dr. Nurdiono S.E., M.M., Akt., CA., CPA (Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Sebuah Kesenjangan Harapan). Prof. Dr. Drs. Hartoyo, M.Si (Strategi Mengelola Harmoni Sosial dalam Kehidupan Masyarakat Lokal Multikultural di Pedesaan Lampung).

Kemudian, Dr. Undang Rosidin, M.Pd (Penilaian Autentik untuk Memetakan Kompetensi Hardskills dan Sofskills Peserta Didik). Dr. Mahrinasari M.S., S.E., M.Sc (Keunggulan Bersaing Industri Kreatif Indonesia: Suatu Tantangan dan Harapan dalam menghadapi Pandemi Covid 19).

Prof. Ir. Christine Wulandari, M.P., Ph.D (Social Learning sebagai Strategi Implementasi “New Era Perhutanan Sosial” Pasca Undang Undang Cipta Kerja).

Baca Juga:   Lampung Berbangga! Lagu Ciptaan Rektor Universitas Teknokrat Indonesia HM Nasrullah Yusuf jadi Mars Forum Rektor Indonesia

Dr. Ir. Dwi Hapsoro, M.Sc ( Embriogenesis Somatik untuk Perbanyakan dan Produksi Benih Tanaman Unggul). Dr. Toto Gunarto, S.E., M.Si (Intensitas Energi Sektor Industri di Indonesia). Dr. Drs. Sugiyanto, M.T (Peningkatan Kompetensi Profesional Berkelanjutan Dosen Vokasi Melalui Diklat).

Selanjutnya, Prof. Mohammad Badaruddin, S.T., M.T., Ph.D (Kriteria Desain Aman Baja Aisi 1018 Kondisi Tarik Dingin pada Suhu Tinggi). Prof. Dr. Hamzah, S.H., M.H (Perlindungan Konsumen di indonesia dengan Mekanisme Asuransi Tanggung Jawab Produk (Product Liability Insurance).

Prof. Dr. Einde Evana, S.E., M.Si., Akt  (Pengujian Teori Fraud Pentagon Pada Sektor Manufaktur Di Indonesia ). Prof. Dr. Joni Agustian, S.T., M.Sc (Sakarifikasi Enzimatis Pati Tapioka Dengan Glukoamilasi Amobil Pada Penyangga Silika Mcf-(9.2t-3d).

Prof. Dr. Sunyono, M.Si ( Eksplorasi – imajinasi pada model pembelajaran Simayang untuk membelajarkan kimia di sekolah) dan Prof. Dr. La Zakaria, S. Si., M.Sc (Peluang Menghilirkan Matematika Melalui Riset Matematika: Studi Kasus Matematika Komputasi Pada Desain Motif Batik Fraktal Dan Kriptografi Citra).

Baca Juga:   Universitas Malahayati - AKABRI 1999 Gelar 3000 Dosis Vaksinasi Covid-19

Salah satu perwakilan Guru besar Unila yang dikukuhkan, Prof. Dr. Undang Rosidin, M.Pd  menyampaikan, bahwa dalam proses pengukuhan guru besar, masing-masing orang diberi kesempatan membacakan orasi ilmiah selama 10 menit.

Dalam Orasi ilmiah tersebut, Prof.Undang menjelaskan, melalui penilaian autentik, dapat diungkap informasi kompetensi peserta didik secara menyeluruh dan terpadu dari berbagai aktivitas aktual peserta didik.

“Nah, model penilaian autentik ini, dapat ditempatkan pada salah satu elemen kunci. Yang penting dalam pembelajaran baik dalam jenjang pendidikan dasar, menengah juga tinggi,” ungkap Undang.

Menurutnya, penilaian autentik, memiliki beberapa jenis berdasarkan kebutuhan dan tujuan penilaian itu sendiri. Antara lain, penilaian kinerja (performace assessment), penilaian proyek (project assessment), penilaian produk (product assessment), penilaian portofolio (portofolio assessment), penilaian sikap, dan penilaian tertulis.

“Penilaian autentik ini, memetakan soft skills dan hard skills peserta didik. Soft skillsnya seperti komunikasi, kolaborasi, sikap kepedulian, berpikir kritis, kepemimpinan, fleksibilitas, analitis, kreatif, bersemangat, manajemen waktu, dan motivasi. Sedangkan, Hard skillsnya kemampuan berbahasa, kemampuan teknik digital, desain dan kemampuan analisis data,” pungkasnya. (Gie/yud)




  • Bagikan