Biar Nonjob, Tetap Dapat Tukin

  • Bagikan
ZAINAL ARIFIN

radarlampung.co.id – Meski tidak memiliki jabatan alias nonjob, pegawai di Pemkab Pesawaran diharapkan tetap meningkatkan kinerja dan disiplin. Sebab ini berpengaruh pada tunjangan kinerja (tukin) yang akan diterima.

”Kalau dulu, bagi PNS yang tadinya menjabat eselon II atau III dan saat ini menjadi staf, tidak mendapat tunjangan jabatan. Tapi terhitung 2019 mereka berhak mendapat tukin,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Pesawaran Zainal Arifin.

Menurut dia, mekanisme penghitungan tukin bagi ASN yang pernah menduduki jabatan sebelumnya sama dengan staf biasa. Selain itu, tetap dilakukan penilaian terhadap Standar Kinerja Pegawai (SKP) dan tingkat kehadiran. Yaitu 60 persen SKP dan 40 persen tingkat kehadiran

”Nah, untuk SKP bagi ASN yang distafkan tadi, akan ditandatangani oleh ASN di atasnya atau eselon IV. Jadi memang untuk tukin ini dibayarkan setelah menunjukkan kinerja,” tegasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Pesawaran menganggarkan dana Rp51 miliar per tahun untuk membayar tunjangan kinerja bagi 1.689 aparatur sipil negara (ASN). Artinya per bulan pemkab mengeluarkan sekitar Rp4,25 miliar.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pesawaran Lahiri mengatakan, mekanisme pengajuan pembayaran tukin melibatkan tiga organisasi perangkat daerah (OPD). Yakni Bagian Organisasi yang melakukan penghitungan plafon tukin setiap PNS, baik eselon II, III, IV hingga staf.

Kemudian Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) yang memonitoring terhadap kinerja PNS yang didasarkan atas standar kinerja pegawai (SKP) sebesar 60 persen dan tingkat kehadiran sebesar 40 persen. (ozi/ais) 




  • Bagikan