Biayai Infrastruktur, DBM Lampung Jajak Skema Pinjam dan Investasi

  • Bagikan
Kadis BMBK Provinsi Lampung, Febrizal Levi Sukmana. Foto Rimadani Eka Mareta/radarlampung.co.id

RADARLAMPUNG.CO.ID-Pemprov Lampung melakukan inovasi dalam meningkatkan pembangunan infrastruktur. Fokusnya, peningkatan infrastruktur yang juga akan mendongkrak perekonomian.

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung Febrizal Levi Sukmana, yang ditemui di Kantor Gubernur Lampung, Senin (7/6) mengatakan dalam meningkatkan pembangunan infrastruktur Pemprov Lampung melakukan inovasi.

“Jadi, sehubungan dengan bujet konstren, maka pembangunan infrastruktur di provinsi Lampung yang terkendala oleh anggaran akan diupayakan dengan metode lain dalam hal pembiayaannya,” beber Levi.

Selanjutnya Pemprov Lampung memiliki rencana untuk menutupi pembiayaan dengan menggunakan beberapa pola pada tahun depan. Mulai pola peminjaman atau investasi.

“Saat ini kita sedang ada beberapa pola yang sedang di jajaki. Sudah ada yang di dalami, insyaallah kita di tahun depan dapat pinjaman itu untuk pembiayaan infrastruktur untuk Lampung berjaya,” tambahnya.

Baca Juga:   Akhirnya, Jalan Ryacudu Bandarlampung-Itera Segera Diperbaiki 

Untuk jalan yang akan dipilih dengan metode pembiayaan ini juga akan dibagi ke beberapa prioritas. Pertama, untuk prioritas utama ialah jalan yang memang rusak parah dan mampu meningkatkan ekonomi warga.

“Prioritas kedua jalan yang tidak terlalu rusak tapi dapat meningkatkan ekonomi warga. Jadi di situlah prioritas utama kita yang mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kewilayahan. Kalau yang prioritas saja, namun tidak utama adalah jalan yang rusak berat namun kurang mampu meningkatkan ekonomi dia meningkatkan ekonomi tapi cuma sedikit,” lanjutnya.

Levi menyebut wilayah yang masuk dalam prioritas utama misalnya berada di Utara Lampung. Contoh Lampung Utara, Waykanan, Tulangbawang Barat. Kemudian juga di Lampung Tengah, tepatnya di Kota Gajah dan Simpang Randu. “Ini rusak, dan butuh penanganan segera. Karena bisa menghidupkan roda perekonomian. Maka itu kami masuk prioritaskan,” tandasnya. (rma/wdi)



  • Bagikan