Bicara soal Lampung, Sandi Optimis Unggul di Sumatera

  • Bagikan
Cawapres Sandiaga Uno saat diwawancara wartawan usai bermain basket di GOR Bulungan, Jakarta Selatan, Selasa (15/1). Foto Rima Mareta/radarlampung.co.id

radarlampung.co.id – Calon Wakil Presiden (Cawapres) 02 Sandiaga Salahudin Uno sudah beberapa kali datang ke Lampung, baik dalam rangka kunjungan ataupun kampanye.

Sandi –sapaan Sanddiaga Uno- pun mengaku optimis dengan raihan suara di pintu gerbang pulau Sumatera tersebut bersama pasangannya Prabowo Subianto pada Pilpres 2019.

“Alhamdulilah animo dan antusiasme masyarakat sangat tinggi di Lampung,” kata Sandi kepada wartawan usai bermain basket di GOR Bulungan, Jakarta Selatan, Selasa (15/1).

Meski demikian, dia mengakui bila Lampung termasuk daerah yang tak banyak kepala daerahnya berasal dari Partai Politik pengusungnya.

“Bagi kami, kepala daerah dipilih oleh rakyat dan kepala daerah tentunya punya kepentingan politik masing-masing. Kami Prabowo-Sandi membebaskan bahwa kepala daerah harus melayani masyarakat. Urusan Pilpres menjadi tanggungjawab kami,” tambahnya.

Baca Juga:   Penampakan Ruang Asrama Haji Rajabasa yang Akan Jadi RS Darurat

Sandi menyebut cara yang dilakukan untuk meraih suara dengan datang langsung ke masyarakat. “Alhamdulilah di Lampung dan beberapa wilayah di pulau sumatera cukup baik. Kalau hasil survei internal kita unggul di Sumatera. Namun kita terus kerja keras karena keunggulan sangat bisa ditutupi dengan ketidakmampuan mendulang suara di pulau lainya,” imbuhnya.

Ke depan, Sandi menyebut masih akan turun kebeberapa daerah di Indonesia termasuk Lampung. Namun dengan pembagian tugas lainnya. Khusus di Lampung, di mana menurut Sandi menjadi sentra singkong dan produsen gula. Terutama persoalan gula, harus ada kebijakan baru agar harga gula tetap terjangkau bagi masyarakat.

“Memang (Lampung) dihadapkan dengan singkong, pabrik gula. kami juga menemukan harga gula ternyata lebih tinggi 3 kali lipat dibanding harga gula dunia. Ini karena kebijakan kita yang bergantung pada impor dan didikte dengan kepentingan pemodal besar. Memang akan kami pastikan Lampung sebagai sentra industri gula, nantinya kita bisa efisiensi sektor pangan agar bisa berkembang, gula bisa dinikmati dengan harga terjangkau dan industrinya berkembang,” tandasnya. (rma/kyd)




  • Bagikan