Bila Dipersulit Perizinan, Winarti: Lapor, Langsung Saya Copot!

  • Bagikan
Bupati Tulangbawang Winarti melihat persiapan loket pelayanan perizinan di gedung Mal Pelayanan Publik (MPP) Tulangbawang. FOTO DOKUMENTASI M. ZAINAL ARIFIN/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Bupati Tulangbawang Winarti kembali mengultimatum pejabat struktural lingkup Pemerintahan setempat. Ultimatum kali ini terkait kemudahan memberikan izin usaha kepada masyarakat Tulangbawang, dan atau warga luar kabupaten yang ingin berinvestasi di Tulangbawang.

“Saat ini instuksi saya jelas, layani rakyat, buka peluang investasi di daerah masing-masing, jangan dipersulit perizinannya,” kata Winarti kepada radarlampung.co.id, Jumat (18/1).

Jika terbukti ada beberapa oknum pejabat atau pegawai di lingkungan Pemerintahan mempersulit atau mengambil pungutan, Winarti dengan tegas akan memberhentikan dari jabatannya.

“Jika ada pejabat atau camat yang mempersulit perizinan, silahkan rubah sikap, bila tidak, segera laporkan ke saya. Akan segera saya copot, silahkan berhenti menjadi pegawai bermental seperti itu,” tegasnya.

Baca Juga:   Kabag Tapem Tuba Wafat Terpapar Covid-19, Bupati: Almarhum Orang Baik

Namun Winarti mengingatkan, laporan harus disertai bukti dan keterangan yang jelas. “Jangan karena persyaratan (izin usaha) tidak lengkap, lalu melapor dipersulit. Laporlah dengan bukti yang jelas, akan segera ditindaklanjuti,” terangnya.

Menurutnya, selain merubah mental pegawai, mantan ketua DPRD Tulangbawang itu juga berniat merubah paradigma berfikir masyarakat Tulangbawang bahwa membuat izin usaha itu cepat, mudah, dan murah tanpa pungutan. “Semua ini dilakukan untuk mempercepat pembangunan di Tulangbawang. Bukan hanya satu atau dua bidang, tetapi di segala bidang,” ungkapnya. (nal/sur) 




  • Bagikan