Bisnis Properti Bandarlampung Menggeliat ditengah Pandemi Covid-19

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Bisnis properti dan real estate di Kota Bandarlampung memiliki tren positif ditengah pandemi Covid-19 saat ini. Masyarakat yang memiliki keuangan lebih, banyak membeli properti dan real estate untuk investasi.

Direktur Utama Perumahan d’Soultan Residence Friandi Indrawan mengatakan, dari pandangannya, bisnis properti untuk pasar meddle up tetap terjaga meski ditengah pandemi Covid-19. Untuk itu, d’Soultan Residence menggandeng Rey White sebagai solo agen untuk memasarkan produknya.

“Kita berharap kerjasama dengan Rey White pemasaran d’Soultan Residence jauh lebih cepat, jauh lebih mengenai sasaran. Karena kita tau reputasi Rey White sudah tidak diragukan lagi tentang properti. Ada sekitar 140 kavling lagi yang kita siapkan,” ungkapnya, Sabtu (4/12).

Senada, A. Nizam Iqbal selaku Principal Ray White Lampung mengatakan, saat pandemi Covid-19 diperkirakan pasar properti dan real estate akan turun. Namun, yang terjadi saat ini malah bergeliat kearah yang positif.

Baca Juga:   Tiga Rumah di Gadingrejo Tertimpa Pohon Tumbang

“Disini ada semacam fenomena, perkiraan pandemi permintaan turun, ini kebalikannya. Di Ray White pembelian rumah konsumen malah banyak transaksi secara tunai, kita tawarkan KPR ditolak. Berarti Demand and Supply ada walau di masa pandemi,” ujarnya.

Didalam pembelian properti dan real estate sendiri, kata Nizam ada dua kategori, yaitu unit untuk dipakai sendiri dan investasi. Saat pandemi, banyak konsumen yang membeli properti untuk investasi. Sehingga saat ekonomi membaik investor akan mendapatkan kenaikan dari properti yang diinvestasikan.

Baca Juga:   Tiga Rumah di Gadingrejo Tertimpa Pohon Tumbang

Maka, pihaknya menargetkan menjual lima unit rumah d’Soultan Residence dalam satu bulannya. Ditambah, konsep rumah yang ditawarkan memiliki rooftop dan konsep tersebut pertama di Provinsi Lampung. Sehingga memiliki perbedaan dan cocok untuk kaum milenial. (Pip/yud)






  • Bagikan