BNNP Usul Komplotan Jaringan Lapas yang Kembali Ditangkap Dipindahkan ke Nusakambangan

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Terkait jaringan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) yang kembali ditangkap mengendalikan narkoba, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung meminta agar enam tersangka itu segera dieksekusi.

“Ya, nanti kami meminta agar keenamnya ini cepat dieksekusi,” kata Kabag Umum BNNP Lampung Rohmansyah mewakili Kepala BNNP Lampung Brigjen Pol Jafriedi, Rabu (30/12).


Keenam tersangka yang akan segera dieksekusi itu yakni: Faisol Tanjung (23), warga Dusun Induk, Kec. Tegineneng, Kab. Pesawaran. Merupakan narapidana di Lapas Kelas IA Bandarlampung.

Ahmad Affan (45) warga Jl. Iskandar Sani Kel. Seunibong, Kec. Langsa, Kab. Langsa, Prov. Aceh. Merupakan narapidana di Lapas Kelas IA Bandarlampung.

Mustafa Kamal (44) warga Dusun Masjid, Desa Alue Bu Tuha, Kec. Peurelak Barat, Kab. Aceh Timur, Prov. Aceh. Merupakan narapidana di Lapas Kelas IA Bandarlampung.

Baca Juga:   Keluar Masuk Mapolda Lampung Sekarang Wajib Scan Barcode Peduli Lindungi

Lalu, ketiga kurirnya: Usman Hakim (41) warga Jl. Budi Utomo, Kel. Mutiara, Kec. Kota Kisaran Timur, Kab. Asahan, Sumatera Utara. Yudi Hararay (41) warga Jl. Merawan, Kel. Sawah Lebah Baru, Kec. Ratu Agung, Kota Bengkulu, Bengkulu. Dan Iskandar (29) warga Dusun Induk, Kec. Tegineneng, Kab. Pesawaran, Lampung.

“Kita juga akan dorong ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung agar keenamnya ini segera diadili,” katanya.

Keenamnya diharapkan segera menjalani persidangan dan untuk tiga narapidana yang bermain narkoba segera dipindahkan. “Kami meminta mereka dipindahkan ke Lapas Nusakambangan. Kalau di sini lagi nanti malah bermain lagi,” kata dia.

Ditanya apakah keenamnya akan dijerat dengan tindak pidana pencucian uang (TPPU), dia mengaku masih melakukan pendalaman. “Untuk (TPPU) saat ini masih kita dalami,” jelasnya.

Baca Juga:   HK Berlakukan Batas Kecepatan, Polda Gunakan Speed Gun

Selain itu, pihaknya juga tengah melakukan pemusnahan barang bukti milik keenam tersangka. “Barang bukti mereka ini sudah memenuhi syarat untuk dimusnahkan,” ucapnya.

Dirinya pun menjelaskan, peredaran gelap Narkotika ke Lampung bisa melalui berbagai jalur, baik lintas maupun bandara dan pelabuhan.

“Untuk kasus ini menyatakan bahwa peredaran gelap Narkotika di Lampung ini sekarang masih sering terjadi,” pungkasnya. (ang/sur)




  • Bagikan