Bobol Rumah, Pencuri Laptop dan Ponsel Dibekuk

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Polsek Kemiling berhasil menangkap satu pelaku pencurian laptop dan ponsel. Adapun pelaku yakni berinisial IR (24), warga dusun Sukarame II, Batu Putu, Telukbetung Barat, Bandarlampung.

Pemuda ini diringkus, usai membobol rumah milik Suratno, warga jl. Lantoro, Kemiling, Bandarlampung. Diketahui, IR juga kerap beraksi bersama dua orang rekan lainnya, masing-masing berinisial MD dan AP.


Terkait hal ini, Kapolsek Kemiling, Iptu Irwansyah mengatakan, usai melakukan penyelidikan, pihaknya berhasil meringkus IR saat sedang berada di sebuah warung di Penengahan, Kedaton, Bandarlampung.

“Setelah mendapatkan informasi terkait keberadaan pelaku, kemudian kita langsung lakukan penangkapan. Pelaku saat ini sudah diamankan di Polsek Kemiling untuk menjalani pemeriksaan,” katanya.

Baca Juga:   Kasus Limbah Pesisir Pantai Lampung, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pelaku diketahui telah mengintai rumah korban terlebih dulu. Modus yang digunakan yakni dengan merusak gembok gerbang dan mendongkel jendela rumah yang tidak dipasangi tralis.

Setelah masuk ke dalam rumah, pelaku kemudian langsung mengambil laptop dan dua ponsel milik korban. “Setelah kejadian tersebut, korban langsung membuat laporan ke kita dan kita tindak lanjuti,” katanya.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa ponsel milik korban yang curi pelaku. Sementara barang bukti berupa laptop masih dalam pencarian lantaran sudah dijual pelaku melalui sistem COD.

Lebih jauh dia mengatakan, berdasarkan catatan kepolisian, salah satu rekan pelaku yang berinisial MD ternyata juga sempat terlibat kasus serupa di Polsek Telukbetung Utara.

Baca Juga:   Sebut Dakwaan Jaksa Tak Cermat, Terdakwa Perkara Benih Jagung Tolak Hitungan Kerugian Negara

Untuk saat ini, MD juga telah ditahan dan menjalani proses hukum. Meski begitu, pihaknya akan tetap melakukan proses penyidikan terhadap MD, sesuai tindak pidana yang dilakukannya.

“Untuk MD akan tetap kita lanjutkan proses hukumnya, sementara untuk satu pelaku lainnya saat ini masih dalam pengejeran anggota kita di lapangan,” tandasnya. (Ega/yud)




  • Bagikan