Bocah Laki-laki Tewas Tenggelam

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Diduga lepas dari pengawasan, seorang anak laki-laki tewas usai tenggelam di sebuah kolam renang berkedalaman 160 cm.

Peristiwa itu terjadi di Kolam Renang Pratama di jl. Flamboyan ujung nomor 20, Lk 1 RT 09, Labuhan Dalam, Tanjungsenang, Bandarlampung pada Rabu (24/11).


Adapun korban berinisial MZ (6), warga desa Natar, dusun 6 Sukarame, Natar, Lampung Selatan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 9.15 wib. Korban diketahui datang bersama orangtua dan rombongan TK RA Aulia, Natar, Lampung Selatan.

Saat peristiwa tersebut terjadi, ibu dan adik korban sedang berada di toilet untuk berganti pakaian. Korban yang lepas dari pengawasan diduga terjatuh dan ditemukan tenggelam di dasar kolam renang.

Korban sempat mendapatkan pertolongan dan dilarikan ke Rumah Sakit Imanuel. Namun, korban dinyatakan meninggal sekitar pukul 9.45 wib dan segera dibawa pulang pihak keluarga.

Baca Juga:   Tertimpa Tembok Pagar, Satu Pekerja Tewas, Satu Luka-luka

Pantauan Radarlampung.co.id di lokasi kejadian, kolam renang sedalam 160 sampai dengan 180 cm yang berada di bawah telah dipasangi garis polisi.

Robin, salah satu pegawai di kolam renang tersebut membenarkan adanya peristiwa itu. Meski begitu, Robin mengaku tidak mengetahui pasti kronologis kejadiannya.

“Iya, tapi saya nggak tau jam berapanya. Soalnya yang tau itu (pegawai, red) yang masuk pagi,” katanya.

Robin juga membenarkan jika korban datang bersama orangtua dan rombongan TK. Setahu Robin, saat itu korban bersama rombongan seharusnya berada di kolam renang atas yang diperuntukan bagi anak-anak.

“Kalau di sini kolam renang anak itu di atas, kalau yang dewasa itu di bawah. Kolam renang dewasa dalamnya sekitar 160 sampai 180 cm,” jelasnya.

Robin juga mengatakan, korban sempat mendapatkan pertolongan sebelum akhirnya dinyatakan meninggal.

Baca Juga:   PR Ungkap Kasus Curanmor Polsek Sukarame Bertambah!

“Di sini ada penjaganya, dia (korban, red) juga sempat dapat pertolongan. Sempat ada respon waktu ditolong, kemudian langsung dibawa ke rumah sakit,” jelasnya.

Adapun kolam renang tersebut diketahui beroperasi mulai pukul 8.00 wib hingga 17.00 wib. Namun, setelah adanya peristiwa tersebut, kolam renang langsung ditutup sementara waktu.

“Kalau operasional mulai dari jam 8 pagi sampai 5 sore. Tapi tadi langsung tutup setelah ada peristiwa itu,” tandasnya.

Terpisah, Kapolsek Tanjungsenang, Iptu Rosali saat dikonfirmasi juga turut membenarkan peristiwa tersebut. “Iya benar, korban meninggal dunia,” katanya.

Namun dirinya mengaku belum dapat berkomentar banyak lantaran peristiwa itu masih dalam penyelidikan.

“Tadi anggota sudah diturunkan ke lokasi. Ini saya juga langsung ke rumah duka untuk mengecek korban. Nanti diberi tahu lagi informasi lebih lanjutnya,” tutup dia. (Ega/yud)





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan