BPBD Andalkan Bufferstock Tahun 2020 Jika Ada Bencana

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID- Tahun 2021, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, mencatat telah terjadi dua kali bencana yang menimpa wilayah kabupaten setempat. Hal tersebut diungkapkan Kepala BPBD Tubaba, Nisom S.H, didampingi Kepala Bidang Darurat dan Logistik, Evi Gusanti, diruang kerjanya, Selasa (27/4).

Dikatakannya, hingga kini bencana di Tubaba tercatat ada dua yang menyebabkan kerugian dan mengancam keselamatan warga. Yakni pada tanggal 24 Maret 2021 dengan jenis bencana banjir di Tiyuh (Desa) Jaya Murni Kecamatan Gunung Agung, yang menyebabkan kerusakan di perkebunan, ladang, dan sawah warga.

“Sementara yang satunya terjadi pada 29 Maret dengan jenis bencana angin puting beliung yang menimpa Tiyuh Penumangan Lama dan Penumangan Baru Kecamatan Tulangbawang Tengah, sehingga menyebabkan terdapat 14 Rumah warga yang rusak akibat tertimpa pohon dan atap terbang tersapu angin,” katanya.

Baca Juga:   Ungkap Kasus Narkoba, Polres Tubaba Amankan Satu Orang

Sejauh ini, BPBD Tubaba masih mengandalkan logistik dari buffer stock tahun 2020 untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena musibah, dan itupun terbatas, karena belum ada bantuan apapun baik dari pusat dan daerah hingga saat ini.

“Mengingat minimnya buffer stock yang tersedia itulah, kita akan melakukan usulan ke Pemerintah Provinsi dan Pemkab agar dapat memberikan bantuan Logistik maupun penganggaran untuk persiapan sewaktu-waktu terjadi bencana, dan kita berharap dapat terealisasi,” imbuhnya (fei/rnn/wdi)



  • Bagikan