BPJN Siagakan Alat Berat di Lokasi Rawan Longsor

  • Bagikan
Tim Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Lampung meninjau lokasi longsor di jalur Liwa-Krui. Alat berat juga disiagakan di titik rawan. FOTO DOKUMEN BPJN LAMPUNG

RADARLAMPUNG.CO.ID – Kementerian PUPR melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung telah menurunkan dua unit eksavator dan satu grader serta dibantu tenaga manual untuk penanganan guna mendukung kelancaran arus lalu lintas pasca longsor di jalur Liwa-Krui. Tepatnya di Km II, Pekon Kubuperahu, Kecamatan Balikbukit, Lampung Barat.

Penanganan pasca longsor itu ditinjau langsung oleh Kepala BPJN Lampung Rien Marlia didampingi Kasi Preservasi Jalan dan Jembatan Mardalena, Satker PJNW II Provinsi Lampung Toto Suharto, PPK 2.3 Batas Provinsi Bengkulu-Simpang Gunung Kemala Padang Tambak Bayumi Oktorine dan Koordinator Lapangan PO Rusmadi Ghani.


Rusmadi Ghani mengatakan, penanganan tersebut dilakukan di sejumlah titik di jalur Liwa-Krui. Selain memprioritaskan pengamanan dan kelancaran arus lalu lintas, pihaknya tetap akan menyiagakan alat berat di lokasi rawan longsor. Baik di Lambar maupun Pesisir Barat.

Baca Juga:   Dissos Lambar Alokasikan 600 Santunan Kematian Dalam APBD-P

“Prioritas kami adalah melakukan pengamanan dan melancarkan arus lalu lintas jalan. Disamping itu, beberapa lokasi yang rawan terjadi longsor sudah kita siagakan alat berat,” kata Rusmadi.

Dilanjutkan, penanganan saat ini hanya sementara. Ke depan akan diperbaiki kerusakan pasca longsor, sekaligus membangun talud.

Selain fokus pada penanganan longsor di jalur Liwa-Krui, BPJN juga akan menangani jalan amblas di Pekon Bedudu, Kecamatan Belalau. (edi/ais)

 




  • Bagikan