BPJS Kesehatan Bandarlampung Dukung Kenaikan Iuran

  • Bagikan
foto net

radarlampung.co.id – Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Bandarlampung, Nurman menyambut baik rencana Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menaikan iuran pelayanan kesehatan.

“Kami belum bisa berkomentar banyak soal rencana ini, karena masih rencana di pusat. Tapi yang jelas kami mendukung hal ini,” kata Nurman, Rabu (28/8).

Nurman menjelaskan, persoalan defisit di keuangan BPJS ini memang tergolong kompleks, di antaranya ialah perasoalan premi yang memang perlu dinaikan.

“Kendala hingga defisit sampai saat ini kan memang banyak hal dan faktor. Mulai angka kesakitan tinggi, perhitungan premi (iuran) mungkin dinaikan. Ya nantinya kalau dinaikan memang pasti bisa mengurangi defisit apalagi masyarakat tertib untuk membayar,” tambahnya.

Sementara sebelumnya, statmen mengejutkan datang dari Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di tengah Rapat Gabungan Komisi XI dan IX DPR di Jakarta, kemarin (27/8). Ia mengusulkan iuran BPJS Kesehatan untuk peserta mandiri kelas satu naik dua kali lipat dari Rp80 ribu menjadi Rp160 ribu.

Sri Mulyani mengaku usulan kenaikan tersebut lebih tinggi dibanding usulan Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN). Dengan alasan kenaikan iuran dengan besaran tersebut diperlukan untuk menambal defisit keuangan BPJS Kesehatan yang pada tahun ini diperkirakan membengkak hingga Rp32,8 triliun. (rma/kyd)


Baca Juga:   Beri Bantuan Rp5 Juta, Wali Kota Lantas Imbau Masyarakat Terdampak Ombak ke Rusunawa


  • Bagikan