BPS Lamtim Canangkan Zona Integritas WBK dan WBBM

  • Bagikan
Penandatangan Pakta Integritas Menuju WBK dan WBBM Di BPS Lamtim. Foto BPS Lamtim for radarlampung.co.id

radarlampung.co.id-Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lampung Timur siap berpartisipasi dalam pemberantasan korupsi. Hal itu dibuktikan melalui pencanangan pembangunan zona Integritas menuju wilayah bebas korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM), Rabu (17/6).

Komitmen pencanangan pembangunan zona integritas tersebut ditandai dengan penandatanganan pakta integritas oleh Kepala BPS Lamtim Maryono beserta pejabat struktural.


Kepala BPS Lamtim Maryono menjelaskan, kegiatan itu merupakan tindak lanjut instruksi Presiden Republik Indonesia kepada para Menteri dan Kepala Lembaga Negara serta Kepala Daerah untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan dalam rangka pencegahan dan pemberantasan korupsi, sesuai tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing. “Pencanangan WBK dan WBBM ini dilaksanakan secara serentak oleh BPS se-Provinsi Lampung melalui Zoom Meeting,”jelas Maryono dalam acara yang digelar di ruang rapat BPS Lamtim.

Baca Juga:   Diduga Korupsi Dana Hibah, Oknum Wakil Ketua DPRD Lamtim Ditahan

Kesempatan yang sama Bupati Lamtim Zaiful Bokhari dalam sambutannya melalui rekaman vidio menyatakan, Pemkab menyambut baik dan mendukung sepenuhnya kegiatan pencanangan Zona Integritas yang dilakukan BPS Kabupaten Lampung Timur.

Kepala Kejaksaan Negeri Lamtim Ariana Juliastuty menyatakan, selama ini pelayanan BPS Lamtim dalam memberikan data kepada pihak terkait sudah baik. “Semoga melalui pencanangan WBK dan WBBM itu diharapkan ke depan pelayanan BPS Lamtim semakin meningkat,” harap Ariana Yuliastuty dalam acara yang juga dihadiri Asisten I Pemkab Lamtim Syahmin Saleh dan para kepala organisasi perangkar daerah.

Sementara itu, akademisi dari Universitas Nahdlatul Ulama Lampung, Willy Artanika Rikarda mengatakan,  BPS sebagai cermin untuk memandang segala hal dalam bentuk data-data  “Kami berharap pencanangan WBK dan WBBM ini dapat menjaga integritasnya dalam memberikan data yang terpercaya sesuai kondisi di lapangan,”harapnya. (wid/wdi)




  • Bagikan