Brigif 4 Marinir/BS Sudah Salurkan 17 Ribu Porsi Makanan untuk Delapan Kecamatan

  • Bagikan
Anggota Brigif 4 marinir/BS saat membagikan porsi paket makanan ke warga isoman di kawasan Teluk Betung Selatan, Bandarlampung, Senin (9/8). Foto M. Tegar Mujahid/ Radarlampung.co.id

RADARLAMPUNG.CO.ID – Selama 17 hari berdirinya dapur umum Brigif 4 Marinir/BS, yang berada di Jl. Gatot Subroto, Telukbetung Selatan, Bandarlampung. Sudah 17 ribu porsi paket makanan disalurkan ke warga yang sedang menjalani isolasi mandiri.

Menurut Komandan Brigif 4 Marinir/BS Kolonel Mar Nawawi jumlah itu berdasarkan 1000 paket nasi kotak per harinya. “Saat ini kita sudah mengcover 8 kecamatan di Kota Bandarlampung,” katanya, Senin (9/8).


Wilayah kecamatan yang sudah tercover yakni Enggal, Telukbetung Barat, Way Halim, Sukarame, Telukbetung Utara, Telukbetung Selatan, Panjang, Bumi Waras. “Karena memang yang mendapatkan bantuan ini sangat membutuhkan,” kata dia.

Selain itu, pihaknya pun menghimbau kepada masyarakat yang mendapatkan bantuan isoman itu pun dibatasi interaksinya dengan warga sekitar. “Ya karena titik berat untuk penyaluran bantuan itu masyarakat yang sedang menjalani isoman dikategorikan tak mampu,” jelasnya.

Baca Juga:   Pemkot Tutup Seluruh Gerai Bakso Son Haji Sony

Saat ini lanjut dia, bahwa perkembangan Covid-19 makin tinggi. Pun tidak terkendali. “Karena itu kita berinisiatif menyalurkan bantuan bagi masyarakat isoman,” tegasnya.

Sementara itu, anggota komisi I DPR RI Muhklis Basri yang kebetulan meninjau dapur umum, agar menghimbau masyarakat untuk tetap mematuhi aturan protokol kesehatan. Menurut mantan Bupati Lampung Barat ini bahwa cara paling ampuh untuk memutus mata rantai penyebaran pandemi Covid 19. “Ayo kita patuhi Prokes. Ya jangan tiap hari kita mendengarkan kabar duka. Juga suara ambulans membawa pasien Covid-19,” katanya.

Bupati dua periode ini pun menambahkan, bahwa PPKM yang diberlakukan tiap daerah zona merah bukan untuk menyengsarakan masyarakat. Hal itu merupakan salah satu upaya pemerintah menanggulangi pandemi. “Saat ini butuh peran serta media massa agar kaum berduit tergerak hatinya ikut serta membantu masyarakat yang membutuhkan. Ya kan seharusnya mereka malu dan tergerak untuk berpartisipasi ikut serta memberikan bantuan,” ungkapnya. (ang/wdi)




  • Bagikan