Brio Lenyap di Depan Showroom, Polisi Masih Lakukan Penyelidikan

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bandarlampung masih melakukan penyelidikan mendalam terkait kasus hilangnya mobil Brio, berserta uang tunai ratusan juta yang tersimpan di dalamnya.

Kasatreskrim Polresta Bandarlampung, Kompol Resky Maulana mengatakan, pihaknya masih mengumpulkan kesaksian serta bukti-bukti di sekitar lokasi kejadian. Namun, anggotanya harus bekerja keras lantaran minimnya alat bukti.


“Untuk saat ini masih dalam penyelidikan. CCTV juga minim di lingkungan tersebut, tapi kita juga sedang memastikan waktu kedatangan korban dan mencocokan dengan kesaksian yang didapat,” katanya.

Resky mengatakan, selain kehilangan satu unit mobil dan uang tunai senilai Rp190 juta, korban juga kehilangan sejumlah BPKB mobil yang disimpan di dalamnya. “Karena korban merupakan biro jasa,” tambahnya.

Baca Juga:   Ketua KPK RI Beber Kronologis Kasus Suap Azis Syamsuddin

Namun, Resky belum dapat memastikan saat disinggung terkait dugaan korban yang telah dibuntuti atau dugaan pelaku yang merupakan seseorang yang mengenal korban.

“Kita belum dapat menyimpulkan dan memberi keterangan terkait hal tersebut, karena saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan anggota,” tandasnya.

Ya, niat hendak membeli mobil, warga Bandarlampung ini justru harus menelan pil pahit, lantaran kegilangan mobil dan uang tunai yang tersimpan di dalamnya sekaligus. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (14/8), di sebuah showroom mobil yang berada di Jl. Wayabung, Pahoman, Bandarlampung. Korbannya diketahui bernama Agus.

Berdasarkan keterangan dari Aji, pemilik showroom, awalnya korban datang mengunjungi showroom tersebut bersama rekannya sekitar pukul 17.00 WIB.

Baca Juga:   Jadi Tersangka Suap DAK Lamteng, KPK Tahan Azis Syamsuddin

Korban berencana membeli satu unit mobil Toyota Innova dari showroom tersebut. “Jadi dia (korban, red) datang kemari untuk cek mobil yang akan dia beli,” katanya.

Namun, sambung dia, setelah beberapa saat mengecek kondisi mobil dan berbincang. Korban mengurungkan niatnya untuk membeli mobil lantaran merasa tidak cocok.

Korban kemudian pamit pulang. Namun, saat baru saja keluar dari garasi yang dijadikan sebagai showroom tersebut, korban justru terkejut saat tidak menemukan mobil warna merah miliknya. (ega/sur)




  • Bagikan