BTS Belum Terpasang, Kemenkominfo Bantu WiFi untuk Wilayah Blank Spot


BTS Belum Terpasang, Kemenkominfo Bantu WiFi untuk Wilayah Blank Spot
RADARLAMPUNG.CO.ID - Sebanyak 27 pekon di Tanggamus masih blank spot. Terkait hal ini, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) telah mengusulkan pemasangan tower telekomunikasi atau Base Transceiver Station (BTS) kepada Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Kementerian Kominfo. 

RADARLAMPUNG.CO.ID – Sebanyak 27 pekon di Tanggamus masih blank spot. Terkait hal ini, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) telah mengusulkan pemasangan tower telekomunikasi atau Base Transceiver Station (BTS) kepada Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Kementerian Kominfo.

Sekretaris Diskominfo Tanggamus Derius Putrawan mengatakan, 27 pekon yang masih blank spot ini tersebar pada tujuh kecamatan. Antara lain Pematangsawa, Cukuhbalak, Kelumbayan dan Ulubelu.





“Pemkab Tanggamus telah mengusulkan pemasangan tower BTS kepada Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi Kemenkominfo,” kata Derius mewakili Kepala Diskominfo Tanggamus Edi Narimo ketika dikonfirmasi Radarlampung.co.id, Senin (17/1).

Selain itu, Bupati Tanggamus Dewi Handajani dan Sekkab Hamid Heriansyah Lubis juga pernah datang langsung ke Bakti Kemenkominfo guna menyampaikan agar daerah yang masih blank spot tersebut dipasang tower BTS.

Baca Juga:   Bupati Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Rob

Pihak Kemenkominfo merespon positif usulan tersebut. Tapi pemasangan BTS belum bisa langsung dilakukan. Sebab kementerian masih fokus untuk pembangunan daerah Terpencil, terluar dan tertinggal.

“Tanggamus tidak masuk dalam daerah tiga T tersebut,” ungkap Derius.

Solusi sementara, terus Derius, Bakti Kemenkominfo memberikan bantuan perangkat WiFi yang langsung akses melalui satelit. Tahap awal sebanyak 30 perangkat. (ehl/ais)