Bukan Gantung Diri, Kakek Itu Dibunuh Anak Kandungnya

  • Bagikan
sumber ilustrasi alwafd.news

RADARLAMPUNG.CO.ID – Anggota Polsek Kedondong berhasil mengungkap penyebab kematian M. Yamin (76). Sebelumnya, ia ditemukan dengan leher terjerat tali plastik di atap rumah anaknya di Dusun Tanjungjati, Desa Kedondong, Kecamatan Kedondong, Minggu (26/9).

Kapolsek Kedondong AKP Amin Rusbahadi mengatakan, M. Yamin tewas dibunuh Ubaiy (37), anak kandungnya. Ini diketahui berdasar hasil penyelidikan yang dilakukan bersama tim Inafis Polres Pesawaran.


“Setelah dilakukan serangkaian penyelidikan dan identifikasi terhadap korban oleh tim Inafis Polres Pesawaran, ditemukan ada tindak pidana dalam peristiwa tersebut,” kata AKP Amin Rsubahadi mewakili Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo, Selasa (28/9).

Selanjutnya, tim Inafis Polres Pesawaran bergerak mengumpulkan keterangan lain. Lantas didapat petunjuk bahwa M. Yamin dibunuh dan pelakunya mengarah kepada Ubaiy.

Baca Juga:   Kelelahan, Siswi SMAN 7 Bandarlampung Pingsan Usai Divaksin Dosis Kedua

“Setelah dilakukan interogasi, tersangka mengaku telah melakukan pembunuhan terhadap korban yang merupakan orang tuanya. Ini dipicu permasalahan keluarga,” ucapnya.

Dilanjutkan, Ubaiy memukul kepala bagian belakang ayahnya dengan menggunakan alat serutan es yang terbuat dari kayu balok. Hantaman benda itu membuat M. Yamin terjatuh.

“Ketika korban terjatuh, tersangka mengambil seutas tali plastik dan langsung menjerat lehernya hingga meninggal dunia. Kemudian tersangka menggantung korban di atap dapur rumah. Hal tersebut dilakukan tersangka agar seolah-olah korban meninggal karena gantung diri,” urainya.




  • Bagikan