“Bunda Doakan Naufal Segera Sembuh”

  • Bagikan
Bupati Tanggamus Dewi Handajani membesuk Naufal Ramadan (5), bocah penderita kanker kelenjar saat berada di rumah singgah Komunitas Peduli Generasi, Bandarlampung, Minggu malam (3/3)). FOTO DISKOMINFO TANGGAMUS
Bupati Tanggamus Dewi Handajani membesuk Naufal Ramadan (5), bocah penderita kanker kelenjar saat berada di rumah singgah Komunitas Peduli Generasi, Bandarlampung, Minggu malam (3/3)). FOTO DISKOMINFO TANGGAMUS

radarlampung.co.id – Bupati Tanggamus Dewi Handajani melihat kondisi Naufal Ramadan (5), saat berada di Rumah Singgah Komunitas Peduli Generasi, Bandarlampung, Minggu malam (3/3). Bocah penderita kanker kelenjar di kaki kanannya itu akan dirujuk ke Rumah Sakit Gatot Subroto Jakarta.

Bunda—sapaan akrab Dewi Handajani menyampaikan rasa prihatin terhadap kondisi Naufal. Ia meminta agar Naufal tetap semangat dan terus berdoa kepada Allah agar segera mendapatkan kesembuhan.

“Tentunya Bunda turut prihatin dengan kondisi ananda Naufal. Bunda doakan Naufal segera sembuh,” ujar Bunda Dewi.

Ia juga berpesan kepada keluarga agar tetap kuat dan ikhlas, serta diberikan kesabaran dan kemudahan dalam merawat dan mengobati Naufal.

Baca Juga:   Polresta Pantau Ketersediaan Obat-obatan dan Multivitamin Penderita Covid-19

Dalam kesempatam tersebut, Bunda juga menyerahkan bantuan secara pribadi kepada keluarga Naufal, untuk biaya selama di Jakarta.

Sebelumnya Pemkab Tanggamus dan Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) juga telah memfasilitasi semua kebutuhan Naufal. Mulai dari administrasi rujukan, ambulans dan kebutuhan lain. Hal ini disampaikan Camat Wonosobo Edi Fahrurozi, Minggu (3/3).

“Saya sudah koordinasi dengan Sekda dan tadi kita memfasilitasi semua kebutuhan Naufal. Kondisi ananda Naufal terus dipantau dan diberikan penanganan medis yang dibutuhkan,” kata Edi.

Edi menerangkan, selama ini orang tua Naufal telah mengupayakan pengobatan bocah itu. “Keluarga Naufal selama ini sudah mengupayakan pengobatannya. Bahkan sudah pernah dirawat di RS Ciptoa. Orang tuanya berdomisili di Tangerang. Bekerja sebagai pengemudi online dan guru PAUD di sana,” sebut dia.

Baca Juga:   Kasus Pertama, Nakes di Lambar Meninggal Akibat Covid-19

Namun karena rekomendasi medis mengharuskan kaki Naufal diamputasi, orang tuanya membawa pulang bocah itu ke rumah kakeknya di Wonosobo, untuk mencoba pengobatan alternatif.

Edi melanjutkan, belakangan kondisi Naufal sudah sangat memprihatinkan. Kakinya semakin membengkak dan kerap sakit. “Saat ini keluarga sudah mengambil keputusan untuk membawa Naufal berobat ke RS Gatot Subroto. Ini dengan bantuan Pemkab Tanggamus dan sejumlah relawan,” terangnya.

Lebih jauh Edi menyampaikan, pihaknya akan ikut menggalang bantuan untuk membantu meringankan biaya pengobatan Naufal. (rls/ehl/ais)




  • Bagikan