Bunda Paud Tubaba Buka Bimtek Implementasi Program

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID- Dalam upaya membangun kesamaan Visi, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) implementasi program kesiapan pada satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Sekolah Dasar (SD).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Wisma Griya Asri Tirta Kencana, Jumat (15/10). Bimtek ini juga dibuka langsung oleh Bunda PAUD Kabupaten Tubaba, Hj.Kornelia Umar, SH., MH.


“Untuk menciptakan generasi yang berkualitas, implementasi program menjadikannya sebagai dasar penting, mengingat potensi kecerdasan dan perilaku manusia terbentuk pada rentang usia 0 hingga 6 tahun, sehingga sering disebut usia emas atau usia emas. Oleh karenanya, saya berharap melalui kegiatan ini akan ada kesepakatan pembentukan forum bersama antara jenjang PAUD dan SD, serta menambah semangat kita bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan,” kata Kornelia.

Sementara itu, Kepala Disdikbud Tubaba, Budiman Jaya, didampingi Kabid PAUD dan Dikmas, Hikmawati, menambahkan, program kesiapan adalah program peningkatan layanan satu tahun pra sekolah serta untuk memperkuat kemitraan antara PAUD dengan SD, sehingga terjadi keselarasan pembelajaran bagi anak usia dini (0-8 tahun) di PAUD dan SD.

Baca Juga:   Dirikan UDD, PMI Tanggamus Studi Banding Ke PMI Tubaba

“Di dalam tujuan pembangunan dunia berkelanjutan atau dikenal dengan Sustainable Development Goals (SDG), akses dan kualitas pendidikan dan perkembangan anak usia dini salah satu target prioritas SDG penting untuk mendapatkan layanan kesehatan, belajar, dan psikososial,” terangnya.

Kesiapan berbeda untuk mendukung transisi PAUD ke SD menjadi penting untuk dibahas karena sering ditemukan identitas dan ekspektasi antara PAUD dan SD, serta adanya perbedaan kurikulum kurikulum di tingkat PAUD dan SD yang menimbulkan patahan.

“Saat ini terjadi beberapa praktik pembelajaran di PAUD yang hanya fokus pada penyiapan anak sebagai respons dari agar anak sudah bisa membaca, menulis dan berhitung (calistung) pada saat anak masuk SD, sehingga menyebabkan konsekuensi dari praktik ini adalah tumbuh anak hanya terfokus pada kemampuan calistung dan Domain lain di luar akademik yang merupakan aspek kegagalan menjadi kurang berkembang.” jelasnya.

Baca Juga:   Dirikan UDD, PMI Tanggamus Studi Banding Ke PMI Tubaba

Untuk itu, pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk membangun kesamaan Visi tentang kesiapan untuk mendukung transisi PAUD ke SD dalam mendorong capaian Renstra penyelenggaraan layanan holistik integratif, memastikan peningkatan akses diiringi dengan kualitas, melalui peningkatan ekosistem.

“Pemerintah Daerah merupakan yang memiliki kewenangan dalam mengelola PAUD dan Pendidikan Dasar. Untuk itu, sesuai dengan tugas dan fungsinya, Direktorat PAUD mendorong Pemerintah Daerah untuk mengupayakan program kesiapan institusi.”imbuhnya.

Kegiatan ini juga dihadiri Wakil Ketua dan Sekretaris Pokja Bunda PAUD Tubaba, Disdikbud dan jajaran, 4 Narasumber dari provinsi dan kabupaten, serta 30 orang peserta yang terdiri dari anggota forum komunikasi PAUD-SD, wali murid PAUD-SD, Kepala lembaga PAUD, Kepsek SD, Penilik PAUD dan Pengawas SD. (fei/rnn/wdi)





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan