Buntut Aksi Bom Bunuh Diri di Makassar, Polda Lampung Tekan Tombol KRYD

  • Bagikan
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad. FOTO PRIMA IP/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Adanya aksi bom bunuh diri di Makassar, Polda Lampung dengan jajaran secara resmi menekan tombol Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD). Hal itu dijelaskan Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad.

Menurut Pandra -sapaan akrabnya, pihaknya akan meningkatkan antisipasi kegiatan masyarakat. Tentunya untuk menciptakan rasa aman dan tentram. “Yang di mana kebijakan (aman) telah diwujudkan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Kebijakannya Presisi (Prediktif, Responsif, dan Transparansi Keadilan),” katanya, Minggu (28/3).


Untuk itu, lanjut Pandra, Polda Lampung bersama jajaran yakni masing-masing Kapolres wajib untuk melaksanakan tindakan presisi. “Juga bertanggungjawab uulntuk mendeteksi dini situasi wilayah hukumnya,” kata dia.

Baca Juga:   Polisi Akan Libatkan Ahli Psikologis

Pun untuk penguatan rasa aman ini ditingkatkan melalui sinergitas. Baik dari TNI Polri pun pemerintah daerah. Juga masyarakat serta stakeholder terkait.

“Untuk itu Polda Lampung sendiri saat ini mempunyai KRYD. Dan melalui KRYD ini masing-masing Polresta dan Polres jajaran yang dipimpin Kapolresnya, untuk membawahi wilayah hukumnya,” ucapnya.

“Dengan mempunyai peran dan tanggungjawab presisi dengan mengatisipasi hal hal yang terjadi seperti kejadian Makasar,” tambahnya.

Oleh karena itu, pihaknya pun saat ini tengah melakukan upaya deteksi dini. Pun deteksi aksi. “Apabila ada indikasi ke arah sana pun ada gejolak, harus diantisipasi dalam rangka menciptakan Harkamtibmas,” pungkasnya. (ang/sur)




  • Bagikan