Bupati Dewi Handajani Tinjau Banjir di Kecamatan Bulok

  • Bagikan
Bupati Tanggamus Dewi Handajani meninjau banjir di Kecamatan Bulok, Rabu (6/1). FOTO DISKOMINFO TANGGAMUS

RADARLAMPUNG.CO.ID – Bupati Tanggamus Dewi Handajani meninjau lokasi terdampak banjir bandang di Kecamatan Bulok, Rabu (6/1). Turut mendampingi anggota DPRD Edi Yalismi, Staf Ahli Bupati Firman Rani dan Kalak BPBD Ediyan M. Toha.

Kemudian Kepala Dinas Kesehatan Taufik Hidayat, Kadis Pertanian Catur Agus Dewanto, Kadisdukcapil Maradona, Sekretaris Dinas PUPR Oktarizal, serta Camat Bulok.

Dalam kesempatan itu, Bupati meninjau sejumlah titik banjir serta mengunjungi dan memberikan bantuan kepada warga yang terdampak.

Disela kegiatan, bupati menyampaikan bahwa Pemkab Tanggamus telah melakukan upaya untuk menyikapi bencana banjir yang terjadi, sesuai tugas dan fungsinya masing-masing.

Baca Juga:   Di Tanggamus, Pasutri Positif Covid-19

“BPBD maupun dinas-dinas terkait sudah saya perintahkan turun ke lapangan,” kata Dewi.

“Kami tadi melihat ada beberapa rumah yang kondisinya sangat memprihatinkan. Harus kita lakukan bedah rumah. Ini sedang kami survei dan diinventarisir,” imbuhnya.

Dewi menuturkan, berdasar pantauan, ada sekitar sembilan rumah. “Tapi tetap kita tunggu hasil dari tim. Berapa jumlah rumah yang akan kita bedah,” tegasnya.

Kemudian juga ada lahan persawahan yang terdampak dan sedang diinventarisir. “Jika memang perlu, kita berikan bantuan berupa bibit padi. Insya Allah akan kita bantu,” ujarnya.

Baca Juga:   Bantuan Sosial Tunai Tahap I dan II Disalurkan

Bupati juga menyampaikan akan melakukan normalisasi sungai Way Bulok secepatnya. Ia berharap warga yang terkena musibah senantiasa tabah dan kuat.

“Insya Allah alat berat nanti malam akan sampai. Karena masih dalam perjalanan dan besok akan langsung bekerja menormalisasi sungai Way Bulok,” tandasnya.

Lebih jauh Dewi menegaskan akan terus berkoordinasi dengan semua pihak dalam penanganan bencana yang terjadi. Baik DPRD, dinas terkait, kecamatan dan kepala pekon.

Ia juga menghimbau masyarakat agar tidak mendirikan rumah di bantaran sungai. Sebab memiliki resiko yang tinggi jika terjadi banjir.

Baca Juga:   Positif Covid 19 Tanggamus Tambah Dua Kasus

Masyarakat juga diminta untuk waspada dengan bencana yang mungkin terjadi, agar tidak mengalami dampak yang lebih buruk.

Sementara Kalak BPBD Ediyan M. Toha menerangkan, banjir terjadi Selasa malam (5/1), akibat hujan yang cukup lebat. Ini mengakibatkan meluapnya air sungai Way Bulok.

“Adapun warga yang terdampak banjir berada di dua pekon, yakni Pekon Banjarmasin dan Sukamara. Ketinggian air sekitar 50-100 cm. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa,” terangnya. (rls/ehl/ais)





  • Bagikan



Kasus Covid-19 Kembali Merangkak Naik Viral Polisi Terlantar di Merak, Brigadir Agus Dijemput Pulang Polda Lampung Diduga Bunuh Diri, Pemuda Nekat Tabrakkan Diri ke Kereta