Buron Kasus Korupsi Dibekuk Saat Jual Ayam Goreng

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Waykanan kembali menangkap terpidana DPO tindak pidana korupsi pada pelaksanaan kegiatan bantuan sosial TIK (e- learning) sekolah dasar (SD) Tahun 2014, Blambangan Umpu Kabupaten Waykanan.

Terpindana ialah Razib Putra Nunyai (32) yang merupakan adik dari terpidana Reza Mustika Nunyai yang sudah terlebih dahulu ditangkapTim gabungan intel Kejati Lampung beberapa waktu lalu.

Asisten Intel Kejati Lampung Raja Sakti Harahap mengatakan, penangkapan buron terpidana kasus korupsi Kejari Way Kanan, pada Kamis, (3/5), di Jalan Ciguruwik, Bandung, Jawa Barat, sekitar pukul 20.54 WIB.

“Terpidana DPO ini kami tangkap ditempat usahanya berjualan ayam goreng di wilayah Bandung Jawa Barat. DPO dapat ditangkap berdasarkan informasi dari masyarakat yang mengenalnya,” ujarnya di Kejati Lampung, Jumat, (4/5).

Baca Juga:   Langgar Prokes, Polisi Bubarkan Pesta Pernikahan

Menurutnya, terpidana terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi pada pelaksanaan kegiatan bantuan sosial TIK (E- learning) SD Tahun 2014 Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Waykanan,

“Dengan total pagu anggaran Rp1,8 miliar sehingga merugikan keuangan negera sebesar Rp588.586.376 dan dijatuhi pidana penjara selama tujuh tahun dan enam bulan dan denda Rp200.000.000 subsider 6 bulan,” terangnya.

Selanjutnya terpidana dibawa ke Kejati Jawa Barat selanjutnya setelah dilakukan koordinasi dengan Kejaksaan Negeri Bandung terpidana dititipkan di sel kejari Bandung dengan penjagaan petugas kepolisian untuk dibawa ke Kejati Lampung pada Jumat (4/5).

Sebelumnya diberitakan, Tim gabungan intel Kejati Lampung dan Kejari Bandarlampung berhasil meringkus DPO asal Kejari Waykanan bernama Reza Mustika Nunyai.

Baca Juga:   PPKM Level 4 Resmi Berlanjut Hingga 2 Agustus

Terpidana kasus korupsi kegiatan bantuan sosial TIK (e- learning) SD Tahun 2014, ditangkap di kos-kosannya di Jalan Pangeran Antasari, Gang MAN II, Kelurahan Kalibalau Kencana, Kecamatan Kedamaian, Bandarlampung, pada Sabtu (21/4), sekitar pukul 08.30 WIB. (ndi/gus)


  • Bagikan