Buronan Empat Bulan Dibekuk Tanpa Perlawanan

  • Bagikan
Polsek Kedaton kembali mengamankan satu tersangka pencurian sepeda motor yang sudah diburu selama empat bulan belakangan. Foto Tegar Mujahid/radarlampung.co.id

radarlampung.co.id – Tim Tekab 308 Polsek Kedaton membekuk Muhammad Soleh (18) warga Negarabatin, Jabung, Lampung Timur. Tersangka sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) sejak empat bulan lalu terkait pencurian sepeda motor Beat BE 2131 ABH milik Sulhan Afandi (42).

Kapolsek Kedaton Kompol Abdul Mutolib mengungkapkan, penangkapan pelaku ini merupakan hasil pengembangan dari tersangka sebelumnya. Komplotan ini terdiri dari tiga orang yang beraksi di rumah korban di Kelurahan Pematangwangi, Tanjungsenang, Bandarlampung pada 7 September 2018.

Menurutnya, tersangka Soleh ditangkap di kediamanya tanpa perlawanan, Jumat (4/1). “Kami berhasil mengamankan satu orang pelaku lagi. Mereka ini berjumlah tiga orang yang membahayakan masyarakat. Mereka melakukan aksi kejahatan pada September 2018 lalu,” kata Abdul di Mapolsek Kedaton, Jumat (11/1).

Baca Juga:   Alay Ajukan Peninjauan Kembali

Abdul menjelaskan, kasus ini terungkap berawal dari rekaman CCTV yang berada di rumah korban. Dari rekaman video tersebut, Tekab 308 mendapati identitas kendaraan yang digunakan tersangka untuk melakukan aksi kejahatan, yakni motor Scopy B 6626 CXR.

Awalnya, sambung dia, petugas berhasil menangkap Rafi Akbar di kediamanya medio Desember 2018 lalu. Namun karena melawan ketika hendak ditangkap, petugas menghadiahi korban timah panas sehingga meninggal di tempat. “Saat digrebek, tersangka ini melawan. Karena membahayakan anggota sehingga dilakukan tindakan tegas,” ungkapnya.

Setelah dilakukan pengembangan, petugas berhasil menangkap tersangka lainya, Muhammad Soleh di kediamanya. Sementara, satu pelaku lainya, Fery Yanto saat ini masih dalam pengejaran.

Baca Juga:   Pengedar Ganja Jaringan Aceh-Lampung Diamankan Polda Lampung

“Modus yang dilakukan komplotan ini hampir sama dengan yang lain, yakni mengincar motor yang terparkir di kosan. Jadi mereka berangkat dari Lampung Timur ke Bandar Lampung, dan begitu mendapatkan hasil curian langsung balik Ke Lampung Timur,” tandasnya. (mel/kyd)




  • Bagikan