Butuh Penerangan Jalan, Masyarakat Lamtim Dapat Usulkan PJU Mandiri

  • Bagikan
Komisi 3 DPRD Lamtim saat RDP Dengan PLN. Foto Dwi/Radarlampung.co.id
Komisi 3 DPRD Lamtim saat RDP Dengan PLN. Foto Dwi/Radarlampung.co.id

Radarlampung.co.id – Komisi 3 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Timur menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan PLN, Kamis (28/10).

RDP yang dipimpin Ketua Komisi 3 Andri itu guna meminta kejelasan PLN terkait perluasan jaringan dan pemasangan penerangan lampu jalan (PJU).



Hearing tersebut dihadiri Manager Perencanaan UP3 PLN Metro Yus Octavian, Manager PLN Wilahah Bandar Sribowono, Eko selaku ULP PLN Metro.

Andri menjelaskan, jaringan listrik sebenarnya telag tersebar di seluruh wilayah Lamtim.

Namun, masih ada sejumlah wilayah yang pemasangan jaringannya tidak rapi karena kekurangan tiang. “Jaringan yang tidak rapi, rawan terjadinya konsleting yang dapat memicu kebakaran,” jelas Andri didampingi Komisi 3 Nurfauzan, Mugiadi dan Muhammad Zakwan

Baca Juga:   Dawam: Akan Kami Tindak ASN yang Tidak Disiplin

Sementara terkait, PJU masih banyak ruas jalan di Lamtim yang membutuhkan penerangan terutama di saat malam hari.

Senada disampaikan Anggota Komisi lll dari Fraksi PKS Nur Fauzan mengatakan bahwa untuk wilayah tertentu ada yang belum teraliri listrik dan tiang serta banyak kabel yang melewatir rumah dan pohon untuk penyaluran.

Baca Juga:   Dawam: Akan Kami Tindak ASN yang Tidak Disiplin

“Hal tersebut sangat bisa jadi mengakibatkan bahaya kebakaran, jadi harus dilakukan penambahan tiang agar kabel terlihat rapi,” katanya.

Menanggapinya, Manager Wilayah PLN Bandar Sribowono Lunggung menjelaskan, untuk perluasan dan perapihan jaringan listrik sebanarnya sudah direncananakan. Namun, dananya terbatas akibat penataan anggaran di masa pandemi Covid-19.

Sedangkan terkait PJU masyarakat dapat melakukan pemasangan mandiri. Untuk pemasangan PJU mandiri, pihak desa dapat mengajukan proposal ke PLN. Selanjutnya, PLN akan memasang KWH Meter untuk PJU mandiri. Sedangkan kabel dan lampunya dari pihak desa.

Baca Juga:   Dawam: Akan Kami Tindak ASN yang Tidak Disiplin

Yus Octavian menambahkan bahwa saat ini sudah ada 23 gardu di Lampung Timur yang sudah di take over untuk perbaikan dan sudah di RAB.

“Di sisi teknis perlu ditingkatkan terlebih dahulu untuk bagian presisi meteran dan kabel sesuai standart agar aman saat dipasang di lingkungan masyarakat,” terangnya.

Setelah mendengar penjelasan tersebut, Andri menyatakan, Komisi 3 DPRD Lamtim akan berkoordinasi dengan PLN Pusat guna percepatan perluasan dan perapihan jaringan. (wid/sur)






  • Bagikan