Butuh Rp50 M untuk Perbaiki Gedung SD Rusak di Lampura

  • Bagikan
ILUSTRASI/FOTO ALAM ISLAM/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID- Perbaikan gedung sekolah dasar di wilayah Kabupaten Lampung Utara (Lampura) butuh anggaran sebesar Rp 50 miliar lebih. Pasalnya, dari sekolah dasar sebanyak 400 lebih berada di Kabupaten Lampura, itu separuhnya atau 50 persen lebih dalam keadaan rusak.

Sementara, untuk tingkat kerusakannya bervariasi. Mulai dari kerusakan ringan, sedang sampai dengan berat dan tak layak pakai. Terlebih, dimasa pademi covid-19 saat ini, membuat kondisi sekolah semakin tak terurus hingga kurangnya perbaikkan dilaksanakan pemerintah setempat.


“Seperti yang berasal dari dana alokasi khusus (DAK), apalagi APBD yang beberapa tahu belakangan tak ada alokasi bagi perbaikkan sarana-prasarana pendukung, “kata Kabid Pendidikan Dasar Disdikbud Lampura, Mas’ud mendampingi Kepala Dinas Pendidikan Lampura, Mat Soleh, Minggu (21/3).

Kabid Pendidikan Dasar Disdikbud Lampura, Mas’ud menambahkan pada tahun ini pemerintah daerah mendapatkan bantuan perbaikan bersumber dari DAK sebanyak 21 sekolah dasar dan menengah (SD/SMP).
Mulai dari rehab sedang, berat atau tuntas RKB dan ruang UKS.

Baca Juga:   Wow! Aset Lampura Capai Rp4,18 Triliun

“Khusus untuk tahun ini kita tidak dapat block grand, tidak hanya disini melainkan juga kabupaten/kota se-Indonesia tak ada yang mendapatkannya. Padal kalau ada, cukup membantu karena anggarannya cukup besar,” tambah Mas’ud.

Dia menjelaskan, bahwasanya ketiadaan bantuan pemerintah dalam hal block grand se-Indonesia terjadi karena adanya refocusing anggaran dilaksanakan dipusat. Sehingga tidak dapat dilaksanakan. “Jadi imbasnya, bukan hanya ditempat kita. Tapi juga didaerah lain, insyallah di Tahun 2022 ada. Sehingga dapat memenuhi kebutuhan perbaikkan ruang sekolah yang rusak, “imbuhnya.

Pemerintah daerah, lanjutnya, tetap memberikan perhatian kepada mutu pendidikan disana. Khususnya masalah sarana dan prasarana kurang memadai, sehingga melaksanakannya melalui skala prioritas.

Baca Juga:   Tegakkan Disiplin Prokes, Petugas Gelar Operasi di Pasar Sentral Kotabumi

“Insyallah pelaksanaan dari APBD kita ada, tapi belum dapat dipastikan nilainya. Sebab, masih dikoordinasikan bersama pihak terkait,” kata dia.

Untuk anggaran DAK misalnya, Kabupaten Lampura rencananya akan mendapat kucuran kurang lebih sebesar Rp10 miliar. “Sementara untuk APBD, kemungkinan hanya Rp8,5 miliar. Namun, perencanaan itu dapat melesat, dikarnakan adanya refocusing anggaran,” kata dia.

Menurutnya, angka ideal untuk memperbaiki sekolah dasar berada di Lampura, setidaknya sebesar Rp50 milyar. Angka tersebut, jika terwujud tentunya mencukupi anggaran perbaikan sekolah dasar berada di Lampura.

“Tapi Lampura, hanya mendapatkan DAK sebesar Rp10 miliar saja. Dana tersebut, sebenarnya tidak cukup untuk mengkaper perbaikan sekolah berada di Lampura ini,” pungkasnya (ozy/wdi)




  • Bagikan