Sports  

Cabor Tak Diberangkatkan, Sutji Batal Tampil di Sea Games


Sutji Narendra saat naik podium di PON Papua. Foto Rizky Panchanov/Radarlampung.co.id
Sutji Narendra saat naik podium di PON Papua. Foto Rizky Panchanov/Radarlampung.co.id

RADARLAMPUNG.CO.ID – Sutjiati Kelanaritma Narendra tak bisa tampil ke Sea Games Hanoi 2021. Ini karena Kemenpora tidak memasukkan nomor senam ritmik di cabang olahraga (cabor) senam untuk tampil di pesta olahraga terbesar Asia Tenggara itu.

Peraih dua emas dan satu perak medali di PON XX Papua ini mengatakan bahwa yang berangkat ke Sea Games adalah atlet yang sudah pernah mendapatkan medali di Sea Games sebelumnya.





“Tapi Sutji saja belum pernah (tampil di Sea Games). Seharusnya kita mendapat support dari jauh hari baru kita kasih prestasi,” kata Sutji saat tampil di Podcast Deddy Corbuzier, Kamis (14/4).

Meski begitu, dirinya sudah mencoba untuk memperjuangkannya melalui PB Persatuan Senam Indonesia (Persani), namun kepastian untuk pemberangkatan tutup dan waktu yang sudah mepet sehingga tidak ada lagi untuk persiapan.

Wanita kelahiran New York, Amerika Serikat ini mengaku tak masalah tidak diberangkatkan. Namun dirinya siap untuk merogoh kocek pribadi agar bisa terbang ke Vietnam.

“Saya sudah siap (pakai uang sendiri) untuk cari pengalaman ikut pertandingan. Tapi belum dapat izin. Sebenarnya Sutji ingin membawa nama Indonesia,” sambungnya.

Terpisah, Sekum Persani Lampung Ikkus Heradyan membenarkan bila Sutji tidak masuk dalam atlet yang diberangkatkan ke Sea Games. Ikkus menjelaskan bahwa senam ritmik salah satu diantara cabor yang dicoret oleh Kemenpora.

“Kemenpora memang tidak memberangkatkan senam ritmik dan senam aerobik. Hanya senam artistik saja,” kata Ikkus. Itupun katanya hanya atlet yang benar-benar sudah memiliki prestasi di kelas Sea Games.

Menurutnya, Kemenpora sudah menghitung betul peluang Indonesia di Sea Games berdasarkan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). Ia mengakui senam ritmik memang tidak diunggulkan bagi Indonesia di Sea Games.

“Kalau ritmik memang berat (persaingannya). Peluangnya hanya di artistik,” sambung Ikkus.

Meski Sutji hendak menggunakan dana pribadi, Ikkus mengaku kecil kemungkinannya untuk bisa tampil karena waktunya sudah mepet lantaran bakal digelar pada 12-23 Mei mendatang. Terlebih persiapan yang minim.

Diketahui, Kemenpora mencoret 14 cabor di Sea Games. Salah satunya adalah senam ritmik. (nca/sur)