Caleg Bermasalah Hukum, KPU Tunggu Putusan Inkrah

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Dua Calon Legislatif (Caleg) Pemilu 2019 di Lampura diamankan pihak kepolisian karena menggunakan narkoba jenis sabu, Jumat (4/1). Keduanya adalah, Jhon Ariadi (44) dari PDI Perjuangan dan Risman Joni (47) dari PAN.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung memastikan setiap caleg yang tersandung masalah hukum tidak akan mengganggu status pencalonannya. Sebab, sampai saat ini data caleg yang telah ditetapkan KPU sudah bersifat final.

Hal ini diungkapkan Komisioner KPU Lampung Handi Mulyaningsih saat diwawancarai di kantornya, Senin (7/1).

“Iya benar kalau caleg yang tersandung masalah hukum, silahkan proses hukum berjalan. (KPU) Menunggu kasusnya berkekuatan hukum tetap (inkrah), baru nantinya KPU mengambil tindakan,” jelas Handi.

Baca Juga:   Wakabid PAN Lampung : Tidak Ada Seremoni Pelantikan Kepengurusan

Karena itu, Handi menegaskan bahwa status caleg yang tersandung hukum tidak akan terganggu. Pasalnya, DCT telah ditetapkan, validasi surat suara juga sudah dilakukan. Hanya saja, sambung dia, caleg tersebut terancam tak bisa dilantik apabila dia terpilih.

“Kalau dia (caleg) terpilih, dan kasusnya inkrah sebelum pelantikan maka tidak bisa dilantik karena yang bersangkutan nantinya akan menjalani hukuman pidananya. Kalau dia inkrah setelah dilantik maka tetap diberhentikan dengan proses PAW,” tandas Handi. (rma/kyd)




  • Bagikan