Camat Dipanggil Soal Dugaan Pelanggaran Penggunaan Randis, Polisi Tangani Dua Laporan

Keributan di Pantai Mutun


Suasana di pantai Mutun, saat libur Lebaran. Sejumlah lokasi wisata di pesisir dipadati pengunjung dari berbagai daerah. FOTO M. TEGAR MUJAHID/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Keributan di pantai Mutun, Pesawaran, Rabu (4/5), berbuntut panjang. Tak hanya berujung dengan laporan polisi. Inspektorat Lampung Barat juga akan memanggil Camat Airhitam Andy Cahyadi atas dugaan pelanggaran administrasi.

Diketahui, dua rombongan wisatawan yang berlibur ke pantai Mutun terlibat keributan, sekitar pukul 15.00 WIB, Rabu (4/5). Salah satunya adalah rombongan Camat Airhitam Andy Cahyadi.





“Awalnya kami sekeluarga sudah arah pulang. Dari parkiran Mutun hingga arah pintu keluar memang sudah macet. Kendaraan antre. Kami tiga kendaraan. Mobil adik di depan. Mobil saya dibelakangnya adek. Lalu ada rombongan dari Prabumulih. Dibelakangnya baru mobil kakak saya,” kata Andy Cahyadi kepada Radarlampung.co.id.

Belum lama keluar dari parkiran pantai, rombongan kendaraan wisatawan dari Prabumulih diduga menyerobot jalur kendaraan keluarga Andy.

Baca Juga:   Siap-siap, Ini Jadwal Pelantikan PJ bupati

Lantas, Chandra, kakak Andy turun dan menegur pengendara yang diketahui berinisial NK. Namun wisatawan asal Prabumulih itu tidak terima.

Sempat terjadi adu mulut. Namun berhasil diredam. Ternyata keributan berlanjut hingga berujung perkelahian. Pihak Andy kemudian melaporkan kasus ini ke Mapolres Pesawaran atas dugaan pengeroyokan.