Camat Harus Paham Potensi PAD Masing-masing Wilayah!


Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona saat memberikan arahan kepada para jajaran dan camat dalam rapat koordinasi di aula Pemkab, Kamis (23/12). FOTO FAHRURROZI/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menekankan kepada seluruh camat untuk memahami potensi yang menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) masing-masing wilayah.

“Salah satu agenda pertemuan hari ini, membahas terkait PAD di kecamatan. Karena sumber-sumber PAD di kabupaten berada di kecamatan, sehingga camat harus mengerti potensi wilayah,” tegas Dendi Ramadhona saat memimpin rapat koordinasi di aula Pemkab Pesawaran, Kamis (23/12).





Tidak hanya soal PAD. Sejumlah kendala serta tunggakan administrasi juga menjadi hambatan pemkab untuk dapat memungut retribusi dan pajak di setiap desa. Contohnya, ada unit usaha yang belum berizin, tapi sudah beraktifitas.

“Tentu tidak bisa kita tarik pajak dan retribusi, karena belum berizin. Untuk itu segera terbitkan izinnya. Kita tidak mau menutup usaha orang. Tapi mau menertibkan, sehingga potensi semua desa terkoordinir dengan baik oleh pemerintah daerah,” kata dia.

Baca Juga:   Satu Bulan, Ungkap Sembilan Kasus, Tangkap 10 Tersangka

Selanjutnya terkait bantuan perlindungan sosial, Dendi meminta, ke depan data yang rill harus disampaikan dan sesuai dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Untuk itu camat harus mempunyai peran yang kuat dalam penentuan DTKS. “Tadi juga dihadiri BPS. Kita mengekspose data statistik Pesawaran. Kita ketahui, data kemiskinan ada kenaikan 0,3 persen dan ini menjadi PR bersama. Kondisi hari ini banyak tantangan di desa-desa. Selain itu, pertumbuhan ekonomi juga minus 1,2. Walaupun di bawah rata rata nasional. Namun kita ada tren kenaikan IPM dari 65 ke 66,” paparnya.