Capai Usia 48 Tahun, Inilah Capaian Kinerja Bank Bukopin

Kantor Cabang Utama PT Bank Bukopin Tbk Cabang Lampung. Jalan Raden Intan 138c , Bandar Lampung. Foto Ist
Kantor Cabang Utama PT Bank Bukopin Tbk Cabang Lampung. Jalan Raden Intan 138c , Bandar Lampung.

radarlampung.co.id – Dalam rangkaian HUT ke-48 PT. Bank Bukopin Tbk yang jatuh pada hari Selasa (10/7) lalu, Bank Bukopin Cabang Bandar Lampung menggelar acara Syukuran di Kantor Cabang Bandar Lampung Jl. Raden Intan No. 138 C – Enggal – Bandar Lampung.

Pada momen HUT tersebut, Abadi Nugroho Yanuarkus, S.TP, selaku Pemimpin Cabang menjelaskan beberapa hal yang terkait dengan kondisi terkini Bank Bukopin.

Otoritas Jasa Keuangan secara resmi telah mengeluarkan surat pernyataan efektif atas rencana Penawaran Umum Terbatas IV (rights issue) Bank Bukopin pada tanggal 29 Juni 2018.

Dengan diperolehnya pernyataan efektif dari OJK, Bank Bukopin saat ini mulai melakukan Penawaran Umum Terbatas IV (PUT IV) kepada para pemegang saham Perseroan atas sebanyak-banyaknya 2,73 miliar saham Kelas B dengan nilai nominal Rp100,- per saham yang akan ditawarkan melalui Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu.

Direktur Utama PT Bank Bukopin Tbk Eko Rachmansyah Gindo mengatakan, setelah proses rights issue, rasio kecukupan modal Bank Bukopin akan meningkat.

BACA  BJB Gelar Sosialisasi dan Edukasi Produk Terbaru

“Kami bersyukur proses rights issue Bank Bukopin secara umum berjalan sesuai rencana,” ujarnya.

Rights issue merupakan salah satu aksi korporasi yang telah direncanakan Perseroan untuk direalisasikan pada tahun ini. Melalui serangkaian aksi korporasi, diantaranya rights issue, revaluasi asset dan divestasi, Bank Bukopin menargetkan rasio kecukupan modal Perseroan dapat kembali tumbuh hingga mencapai 14 persen.

Dalam proses PUT IV ini, pemegang saham yang mendapatkan HMETD adalah yang tercatat memiliki saham Bank Bukopin hingga 11 Juli 2018. Kemudian, periode perdagangan saham dilakukan mulai tanggal 13 Juli 2018 s/d 25 Juli 2018 dan selanjutnya penjatahan dilakukan pada tanggal 27 Juli 2018.

Terkait dengan proses rights issue tersebut, setelah dilakukan proses due diligence, telah disepakati bahwa KB Kookmin Bank akan menjadi pembeli siaga (standby buyer) saham Bank Bukopin yang ditawarkan tersebut.

BACA  TCASH Resmi Rilis Seluruh Lintas Operator Telekomunikasi

“Sebagai Pembeli Siaga, KB Kookmin Bank berkomitmen untuk membeli sisa saham yang tidak diambil oleh pemegang saham saat ini, sebanyak-banyaknya sebesar 2,56 miliar saham pada harga penawaran Rp570 per saham,” ujar Direktur Keuangan dan Perencanaan PT Bank Bukopin Tbk M. Rachmat Kaimuddin.

Sementara PT Bosowa Corporindo sebagai Pemegang Saham Pengendali Perseroan telah menyatakan tidak akan melaksanakan haknya dalam PUT IV ini.

Jika seluruh HMETD dilaksanakan, pemegang saham yang tidak menggunakan haknya akan terdilusi kepemilikan sahamnya sebesar 23,08% dari sebelumnya.

Per 31 Maret 2018, saham Bank Bukopin dimiliki oleh Bosowa Corporindo sebanyak 30%, Koperasi Pegawai Bulog Seluruh Indonesia (Kopelindo) sebanyak 18,09%, Negara RI 11,43% dan selebihnya sebanyak 40,48% dikuasai oleh masyarakat.
Tentang Bank Bukopin

Bank Bukopin adalah perusahaan yang bergerak di bidang perbankan. Didirikan pada tanggal 10 Juli 1970 dengan nama Bank Umum Koperasi Indonesia, Bank Bukopin tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak tahun 2006 dengan kode emiten BBKP.

BACA  Mobil Sehat PGN Sambangi Desa Braja Asri

Bank Bukopin merupakan bank yang fokus pada segmen ritel, yang terdiri dari segmen Mikro, UKM, dan Konsumer serta didukung oleh segmen Komersial. Sesuai dengan moto ‘Memahami dan Memberi Solusi’, Bank Bukopin senantiasa melakukan inovasi dan peningkatan layanan kepada para nasabahnya dengan melakukan modernisasi infrastruktur TI serta menyiapkan beragam produk dan layanan berbasis perbankan digital seperti aplikasi Bukopin Mobile, B Wallet, dan tabungan digital Wokee.

Hingga Maret 2018, Bank Bukopin beroperasi di 23 provinsi, dengan 43 kantor cabang utama, 175 kantor cabang pembantu, 104 kantor kas, dan 863 mesin ATM.

Saham Bank Bukopin dimiliki oleh Bosowa Corporindo (30,00%), Kopelindo (18,09%), Negara RI (11,43%), dan
Publik (40,48%).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here