Cara Kenali Jenis Kelainan Refraksi pada Mata dan Mengatasinya

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Kesehatan mata merupakan hal yang paling vital yang harus dipelihara. Berbagai kebiasaan seperti membaca di tempat gelap, mengucek mata terlalu keras, polusi, bisa membuat mata iritasi dan rusak.

Penyebab gangguan penglihatan terbanyak di seluruh dunia adalah refraksi yang tidak terkoreksi sebesar 42 persen. Lalu, diikuti oleh katarak 33 persen dan glaucoma 2 persen. Sedangkan sebesar 18 persen tidak dapat ditentukan dan 1 persen adalah gangguan penglihatan sejak masa kanak-kanak.

Dokter Spesialis Mata dr. Zoraya Ariefia Feranthy, SpM, menjelaskan ada macam-macam kelainan refraksi. Refraksi merupakan salah satu gangguan penglihatan yang berhubungan dengan pembiasan cahaya. Kondisi saat pembiasan yang tidak dapat difokuskan pada retina meskipun media pembiasannya jernih.

Gangguan rafraksi di antaranya, Myopia, bayangan dari benda yang terletak jauh berfokus di depan retina pada mata yang tidak berakomodasi. Hipermetropi atau Hiperopia atau rabun dekat adalah kelainan refraksi mata di mana bayangan dari sinar yang masuk ke mata jatuh di belakang retina. Serta Astigmatisme adalah gangguan penglihatan yang diakibatkan kelainan pada kelengkungan lensa atau kornea yang berakibat pandangan terdistorsi atau kabur.

Adapun pilihan terapi untuk kelainan refraksi, yaitu kacamata, kontak lensa dan bedah refraktif. Termasuk di dalamnya Laser Assisted In Situ Keratomileusis (Lasik), Trans-PRK, dan Clear lens extraction. Bagaimana prosesnya?

1. Lasik

Adalah laser assisted keratomileusis yang menggabungkan metode pembuatan flap (lapisan tipis) pada kornea dan laser untuk mengubah kelengkungan kornea, sehingga kelainan refraksi dapat terkoreksi.

2. Trans-PRK

Adalah suatu inovasi metode mutakhir dalam bedah laser dimana tidak ada sentuhan ke kornea oleh alat apapun selain laser. PRK atau photorefractive keratectomy adalah metode dengan cara menyingkirkan sel epithelium atau lapisan bening yang berada di permukaan mata dan memperbaiki jaringan kornea dengan laser.

3. Clear lens extraction atau CLE

Adalah metode pengeluaran lensa crystalline yang masih jernih.

(ika/JPC/ang)




  • Bagikan