Catat ! 2023 Lamteng Bebas Stunting

  • Bagikan
Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto menghadiri deklarasi Lamteng Bebas Stunting 2023 di Bandarsurabaya, rabu (27/2). Foto Humas Pemkab Lamteng

Bupatradarlampung.co.id-Kabupaten Lampung Tengah menarget bebas stunting pada 2023 mendatang. Hal ini ditandai dengan Deklarasi Menuju Lamteng Bebas Stunting 2023 di Kecamatan Bandarsurabaya, Rabu (27/2).

Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto mengatakan bahwa kasus stunting menjadi salah satu perhatian khusus di bidang kesehatan. “Jadi perhatian kita kasus stunting. Lamteng menjadi empat daerah yang angka stunting-nya tinggi. Cukup memprihatinkan. Kita harus keluar dari kasus ini. Kita targetkan 2023 Lamteng bebas stunting,” katanya.

Karena itu, Loekman mengajak seluruh elemen dan masyarakat Lamteng berkomitmen melaksanakan program-program guna pengentasan stunting. Jika penyebabnya adalah mengenai perilaku dan pola asuh yang salah, kata Loekman, hal ini harus mendapatkan perhatian yang serius.

Plt. Kadiskes Lamteng Edy Sunarko menjelaskan stunting terjadi sejak bayi dalam kandungan hingga awal kehidupan anak 1.000 hari pertama kelahiran. “Sejak bayi dalam kandungan hingga kehidupan 1.000 hari pertama kehidupan, stunting terjadi. Ini karena rendahnya asupan makanan bergizi dan beragam. Juga faktor pola asuh yang kurang baik menyebabkan anak stunting,” katanya.

Stunting, kata Edy Sunarko, merupakan kondisi gangguan pertumbuhan pada anak. “Gangguan pertumbuhan anak. Anak lebih pendek dari anak normal seusianya dan memiliki keterlambatan dalam berpikir. Kondisi itu disebabkan oleh kekurangan gizi dalam waktu yang lama,” ungkapnya. (sya/wdi)




  • Bagikan