Catat, 372 Sekolah di Lampung Ikut Akreditasi Tahun Ini

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID-372 Sekolah di Lampung yang berasal dari berbagai jenjang bakal ikut akreditasi tahun ini. Hal ini disampaikan Ketua Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN S/M) Provinsi Lampung, Karwono melalui sambungan ponselnya, Rabu (17/2).

“Tahun ini ada sekitar 372 sekolah yang akan ikut akreditasi, terdiri dari sekolah baru yang belum diakreditasi ada 168 sekolah, tidak terakreditasi sisa lalu 112, kemudian sisanya reakreditasi,” jelas Karwono.


Menurutnya, penerapan akreditasi tahun 2021 ini berbeda. Di mana perbedaan terdiri dari instrumen akreditasi dan status sekolah.

“Jadi di tahun 2021 ini ada perubahan instrumen akreditasi, yaitu instrumen akreditasi satuan pendidikan (IASP) dan diutamakan di akreditasi diantaranya sekolah baru, sekolah yang tidak berakreditasi tahun lalu, kemudian sisanya reakreditasi atau yang sudah habis masa akreditasi nya selama 5 tahun,” terangnya

Karwono mengatakan ada instrumen nya diubah dalam penilaian akreditasi, dari dulu akreditasi sebelum 2020 hanya berupa complien adminitratif. Saat ini, bukan soal complien, tapi lebih ke performansi / kinerja Sekolah.

“Untuk itu maka ada instrumen baru dibuat, dan sudah di uji cobakan di 2020. Nah setelah di uji cobakan memang turun. Jumlahnya untuk akreditasi A hanya 160 sekolah di provinsi Lampung, yang dilakukan akreditasi untuk uji coba instrumen iyaa. Untuk 2020 kemaren kurve normal akreditasi A 25%, B 50%, dan C nya 25% hasil akreditasi 2020 kemarin, lampung normal. Di 2021 dengan instrumen baru, penilaian kurang lebih satu sekolah 2 hari. Selain ada instrumen baru, ada aturan baru juga di tahun 2021 ini yaitu yang diutamakan di akreditasi diantaranya sekolah baru, sekolah yang tidak,”tambahnya.

Namun, untuk aturan baru lainnya, yaitu sekolah harus berakreditasi tahun lalu, kemudian sisanya reakreditasi. “Tahun ini dengan kebijakan baru itu sekolah baru yang belum diakreditasi ada 168 sekolah, tidak terakreditasi sisa lalu 112, kemudian sisanya reakreditasi. Total itu 372 sekolah yang akan di akreditasi tahun ini. Dulu, sekolah yang sudah habis masa akreditasi nya akan otomatis diperpanjang, dengan akreditasi visitasi. Sekarang tidak, diperpanjang kecuali sekolah menunjukkan data yang diupload di sistem Sispena terjadi perubahan signifikan, lebih bagus atau turun baru di visitasi. Kalau sama kan hanya menghabiskan uang negara saja,” tandasnya. (rma/wdi)




  • Bagikan