Catat, Ini Program yang Akan Jadi Prioritas Dinas PU Bandarlampung

  • Bagikan
Kepala Dinas PU Kota Bandarlampung Iwan Gunawan. Foto Dok. Pribadi
Kepala Dinas PU Kota Bandarlampung Iwan Gunawan. Foto Dok. Pribadi

RADARLAMPUNG.CO.ID – Memperindah dan mempercantik kota menjadi program prioritas Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bandarlampung di ini. Wacana ini sesuai arahan Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana.

Kepala Dinas PU Bandarlampung Iwan Gunawan mengatakan, program prioritas dimaksud seperti merapikan trotoar, perbaikan jalan kota juga jalan lingkungan, serta memperbaiki saluran drainase dan sungai untuk mengurangi banjir.



Selain itu, kata Iwan, akan ada pembangunan empat kantor kelurahan pada tahun ini, yaitu Kelurahan Waydadi yang direhab, lalu Kelurahan Kupang Teba, Kebun Jeruk, dan Kelurahan Sawah Lama dibangun baru seperti kelurahan-kelurahan lainnya.

Baca Juga:   Dinas PU Cor 150 Tutup Bak Kontrol yang Hilang

“Kalau kelurahan, desainnya sama dengan yang sudah dibangun, yaitu dua tingkat berwarna merah mirip dengan gedung pelayanan Pemkot Bandarlampung,” ujarnya kepada Radarlampung.co.id, Selasa (4/1).

Untuk trotoar yang diperbaiki pada tahun ini meliputi trotoar di Jl. Sultan Agung, Jl. Raden Intan, dan Jl. Gatot Subroto.

Baca Juga:   7 Februari, Bandarlampung Mulai Terapkan PTM Penuh

Pihaknya juga akan melanjutkan program mural flyover, yaitu pada flyover Pasar Tugu yang menghubungkan Jl.P. Antasari dengan Jl. Gajah Mada.

“Untuk anggarannya ada sekitar Rp300 miliar untuk Dinas PU sesuai hasil paripurna kemarin. Itu termasuk untuk bayar listrik juga. Kalau bangunan besar sementara belum ada,” tuturnya.

Baca Juga:   Dinas PU Cor 150 Tutup Bak Kontrol yang Hilang

Disinggung terkait ada berapa proyek 2021 yang belum selesai hingga 2022 ini, Iwan mengaku akan mengecek terlebih dahulu mana saja yang belum.

Namun, menurut pihaknya jika ada yang belum selesai di akhir tahun, akan ditambah waktu pengerjaan selama 50 hari.

“Jika belum selesai juga bisa ditambah waktunya sampai selesai. Tapi yang harus diingat ada denda keterlambatan,” tandasnya. (pip/sur)






  • Bagikan