Cegah Hal Tidak Diinginkan di Puskesmas, Dinkes Akan Tempatkan Satpol-PP

  • Bagikan
Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana melihat langsung kondisi perawat puskesmas Kedaton bernama Rendi Kuriawan di RSUDAM, Minggu (4/7). Foto M. Tegar Mujahid/Radarlampung.co.id

RADARLAMPUNG.CO.ID – Antisipasi penganiayaan terhadap Tenaga Kesehatan (Nakes) yang piket malam di Puskesmas, Dinas Kesehatan (Dinkes) Bandarlampung akan menempatkan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP). Wacana ini diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bandarlampung Edwin Rusli.

Dirinya menuturkan, untuk menghindari hal tidak diinginkan, akan ditempatkan petugas Satpol-PP untuk berjaga di Puskesmas. “Petugas dari Satpol PP berjaga,” ucapnya.

Terkait oksingen, lanjut Edwin, memang tidak boleh tabung dibawa dari Puskesmas, sehingga jika ada masyarakat yang sakit dan membutuhkan oksigen dapat dibawa ke Puskesmas terdekat untuk mendapat pertolongan.

“InsyaAllah ketersediaan oksigen kita juga masih cukup. Di RSUD Tjokrodipo juga masih cukup,” ungkapnya.

Begitu pula terkait Nakes Puskesmas Kedaton yang mengalami penganiayaan, dan dilaporkan balik, kata Edwin Pemkot Bandarlampung melakukan pendampingan. “Ya dari pemda. Kita juga ikut mengawal,” tuturnya.

Baca Juga:   Pemkot Bagikan Obat Covid-19 ke Masyarakat

Terpisah, Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana saat ditanya terkait adanya pelaporan balik oleh terduga penganiaya Nakes Puskesmas Kedaton, ia mengatakan telah ada pendampingan dan kuasa hukum dari Pemkot Bandarlampung. (pip/sur)




  • Bagikan