Cegah Konflik, 2022 BPN Kota Targetkan Mulai Sertifikat Elektronik

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bandarlampung menargetkan 2022 memulai sertifikat tanah elektronik. Targetnya ada 8000 bidang yang sebelumnya belum dilakukan pemetaan digital.

Hal ini disampaikan Kasi survei dan pemetaan BPN Kota Bandarlampung, Ferdinand, dalam keterangan persnya, Sabtu (1/1).



“Kami akan terus melakukan inovasi agar dapat mempermudah masyarakat dalam pengurusan pertanahan. Dan 2022 ini kami targetkan dapat dimulai sertifikat elektronik, maka semua bidang tanah harus sudah terhubung,” ungkapnya.

Untuk di Kota Bandarlampung, kata Ferdinand, ditargetkan ada 8000 bidang tanah yang akan dilakukan pemetaan karena masih dalam peta lama yang belum digital. Dengan demikian, diharapkan sertifikat elektronik ini dapat meminimalisir adanya konflik pertanahan.

“Karenanya diharapakan dengan adanya sertifikat elektronik ini dapat minimalisir konflik pertanahan dan tumpang tindih persoalan tanah,” lanjutnya.

Dalam penerapannya, sertifikat elektronik ini nantinya dapat dilihat secara digital. Sehingga semua bisa terpantau melalui aplikasi.

“Diawal rencananya di dua kecamatan, yaitu di Kecamatan Enggal dan Tanjungkarang Pusat. Karena di Bandarlampung  ada 20 kecamatan, kami masih terkendala SDM dan anggaran namun nanti akan bertahap,” tandasnya. (Pip/yud)






  • Bagikan